Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

5,5 Juta Buku Tersedia di Big Bad Wolf, Yuk Serbu

Rabu 28 Mar 2018 18:39 WIB

Rep: ani nursalikah/ Red: Dwi Murdaningsih

Suasana pameran Big Bad Wolf di Indonesia Convention Exhibition di BSD, Tangerang Selatan, Rabu (28/3).

Suasana pameran Big Bad Wolf di Indonesia Convention Exhibition di BSD, Tangerang Selatan, Rabu (28/3).

Foto: republika/ani nursalikah
Sebanyak 750 ribu pengunjung diperkirakan menghadiri pameran Big Bad Wolf.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Pameran buku terbesar di Asia Tenggara Big Bad Wolf (BBW) Book Sale kembali hadir, tepatnya di Indonesia Convention Exhibition di BSD, Tangerang Selatan. Sebanyak 5,5 juta buku berbagai genre yang terdiri dari 80 persen buku impor siap diserbu pecinta buku.

Selain menghadirkan buku berbahasa Inggris pengunjung juga bisa mendapatkan buku berbahasa Indonesia dan Mandarin. BBW 2018 menghadirkan buku dari penerbit kelas dunia, seperti Usborne, DK dan Disney.

"Kami sangat senang dan bangga dapat menghadirkan kembali pameran buku BBW. BBW juga mendukung program pemerintah dengan menyumbangkan buku berkualitas ke desa-desa," ujar Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia Uli Silalahi saat pembukaan pameran di Indonesia Convention Exhibition di BSD, Tangerang Selatan, Rabu (28/3).

BBW hadir untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Mengutip data UNESCO, persentase minat baca anak Indonesia banya 0,01 persen.

Artinya, dari 10 ribu anak bangsa, hanya satu orang yang gemar membaca. Di Indonesia, satu buku dibaca 15 ribu orang. Padahal seharusnya, menurut UNESCO, satu buku hanya dibaca untuk dua orang.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Puan Maharani mengapresiasi hadirnya BBW. Dia berharap acara ini bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Sebanyak 750 ribu pengunjung diperkirakan menghadiri pameran yang bertempat di Hall 7-10. Pameran dibuka untuk umum pada 29 Maret hingga 9 April. Pameran hari Rabu (28/3) dibuka khusus untuk pemegang tiket preview dan media.

BBW pertama kali hadir di Indonesia pada 2016 dengan menggunakan satu hall. Saat itu buku yang ditampilkan sebanyak 2,5 juta dengan target 100 ribu pengunjung. Namun, karena tingginya antusiasme pengunjung, panitia harus membuka satu hall lagi untuk menampung 350 ribu pengunjung. Sedangkan pada 2017, BBW membawa lima juta buku dengan total pengunjung 720 ribu.

Tak perlu khawatir mengantre lama saat di kasir sebab panitia menyediakan 66 kasir. Tunggu apa lagi, bawa kopermu dan siapkan diri berburu di sarang serigala.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA