Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Kelor Jadi Daftar Oleh-Oleh Khas Sulteng

Jumat 09 Mar 2018 15:50 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Daun kelor

Daun kelor

Foto: flickr
Produk olahan kelor sudah masuk ke sejumlah pusat perbelanjaan di Sulteng.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIGI -- Produk makanan olahan berbahan dasar kelor saat ini telah menjadi bagian dari kuliner dan oleh-oleh khas dari Provinsi Sulawsi Tengah. "Selain bawang goreng, kelor sudah merupakan bagian dari kelengkapan oleh-oleh khas Sulawesi Tengah," kata pengusahan olahan kelor Parigi Moutong Agus Suyono di Parigi, Jumat (9/3).

Agus menguraikan keterlibatannya dalam mengembangan kelor hingga kelor menjadi ikon kabupaten Parigi Moutong dan sudah menjadi salah satu kuliner khas oleh-oleh Sulawesi Tengah. Bahkan, dia mengatakan, produk olahannya itu sudah membanjiri pusat gerai oleh-oleh di Kota Palu bahkan sudah masuk ke sejumlah pusat perbelanjaan di ibu kota Provisi Sulteng ini.

Secara naisonal, Asisten Perekonomian Pemkab Parigi Moutong itu mengatakan, Kabupaten Parigi Moutong sudah diakui sebagai pencetus produk olahan kelor yang diinisisasi oleh Agus Suryono. Menurut dia, Kementerian Desa (Kemendes) telah memberikan apresiasi atas inovasi pengembangan produk kelor menjadi berbagai jenis makanan olahan seperti pia kelor, dodol kelor, kerupuk kelor bahkan teh kelor.

Atas olahan kuliner ini, dia mengatakan, pernah diundang melakukan sosialisasi di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Sejauh ini, secara lokal sudah banyak pihak meminta untuk membantu pemasarannya. Baik untuk penjualan di pasar domestik hingga internasional. Sebab produk kelor ini memiliki kandungan vitamin yang tinggi.

"Banyak gerai yang meminta untuk pemasaran, dan saat ini kami juga sudah menjual ke gerai-kerai khususnya gerai oleh-oleh di Kota Palu dan Parigi Moutong sendiri," tuturnya.

Meski usaha ini masih terbilang baru, namun hasilnya sudah cukup populer di pasaran lokal. Dia mengatakan, peminatnya juga cukup tinggi, bahkan sudah beberapa kali mengikuti pameran tingkat nasional dan internasional.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA