Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Staf Biro Meteorologi Australia Disidik Terkait Uang Kripto

Kamis 08 Mar 2018 11:44 WIB

Red: Nidia Zuraya

Bitcoin.

Bitcoin.

Foto: Reuters/Benoit Tessier
Menambang mata uang Kripto bukan tindakan ilegal di Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Kepolisian Australia memeriksa karyawan Biro Meteorologi Australia (BOM) mengenai operasi mata uang kripto. Dua petugas BOM sedang diselidiki oleh Kepolisian Federal Australia (AFP) karena diduga menjalankan operasi dengan menggunakan kekuatan komputer milik badan tersebut untuk 'menambang' mata uang kripto.

Petugas kepolisian telah melakukan penggeledahan di kantor pusat BOM yang berada di Collins Street, Melbourne, Rabu pekan lalu (28/02). Menurut mereka yang mengetahui penggeledahan tersebut, petugas kepolisian telah berbicara dengan dua karyawan IT.

Karyawan IT lainnya kemudian dibawa ke ruang konferensi dan diminta menunggu saat dua rekannya diinterogasi. Salah satu karyawan yang diinterogasi oleh AFP kini sedang cuti. Tidak ada tuduhan yang dijatuhkan, namun penyelidikan terus berlanjut.

Mata uang Kripto, yang paling terkenal adalah Bitcoin, diciptakan oleh komputer yang sudah diminta untuk memecahkan formula matematika yang rumit. Proses ini disebut 'mining' atau menambang.

Seiring waktu, formula matematika akan semakin lebih sulit untuk dipecahkan, sehingga para 'penambang' butuh melakukannya dengan daya komputasi yang lebih kuat. Menambang mata uang Kripto bukan tindakan ilegal, tapi menggunakan komputer milik biro meteorologi untuk melakukan proses ini dianggap penggunaan ilegal dari barang milik pemerintah.

Juru bicara biro menolak menjawab pertanyaan, hanya mengatakan penyelidikan sedang berlangsung. Pernyataan sama juga dikeluarkan AFP. Bulan Februari, BOM Australia menjadi sorotan media setelah memohon maaf karena situsnya memuat iklan yang jika di-klik akan mengantarkan ke situs penipuan Bitcon. Diketahui iklan penipuan ini tidak memiliki kaitan dengan penyelidikan saat ini.

Foto dari sebuah situs yang memuat peta cuaca
Situs BOM pernah memuat iklan yang mengantarkan pada situs penipuan.

Simak beritanya dalam bahasa Inggris disini.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA