Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Suzuki Targetkan Pertumbuhan Market Share 11 Persen

Kamis 08 Mar 2018 09:19 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Winda Destiana Putri

Suzuki

Suzuki

Foto: Suzuki
Rencananya pada 2018 Suzuki akan meluncurkan varian baru dari model yang ada.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suzuki Indomobil Sales (SIS) ingin melanjutkan tren positif di 2018 dengan menargetkan pencapaian market share lebih dari 11 persen di tahun ini. Angka tersebut dinilai Suzuki cukup realistis, karena persaingan di industri otomotif tidak begitu mudah.

"Di 2018 kita menargetkan market share lebih dari 11 persen, karena melihat kompetisi ini tambah hebat, ada banyak pemain baru, ada banyak produk dan tipe baru. Meskipun memang kita keluarkan tipe baru, tapi rasanya kompetisi tidak gampang," kata 4W Deputy Managing Director SIS, Setiawan Surya di Jakarta, Rabu (7/3).

Setiawan melanjutkan, target yang ingin dicapai Suzuki memang tidak hanya terhenti di angka tersebut, namun SIS akan berusaha mencapai lebih dari itu. Untuk mewujudkan hal tersebut ada beberapa strategi yang diterapkan.

SIS akan fokus penjualan pada tujuh produk unggulan yakni Ertiga, New Carry Pick Up, APV, Karimun Wagon R, Ignis, Baleno, dan SX4 S-cross. Rencananya pada 2018 Suzuki akan meluncurkan varian baru dari model yang ada untuk terus merangsang pasar.

Sebelumnya pada Januari 2018 lalu Suzuki telah memperkenalkan Ignis Sport Edition. Kemudian pada Maret SIS melakukan penyegaran pada Suzuki Mega Carry. Selanjutnya Suzuki akan kembali mengeluarkan model yang keseluruhannya baru pada paruh pertama 2018.

Direktur Pemasaran PT SIS Divisi 4W, Donny Saputra mengatakan, untuk Suzuki Ertiga setiap tahunnya selalu dilakukan penyegaran. Dan, pada 2018 juga akan ada yang baru dari segmen MPV ini.

"Setiap tahun kami melakukan refreshment terhadap Ertiga. Pasti di tahun 2018 akan ada penyegaran baru untuk Ertiga," kata Donny.

Donny mengatakan, di tahun-tahun sebelumnya Ertiga telah dilakukan penyegaran, seperti dengan pendingin udara dobel blower, dan ditambahkan transmisi otomatis. Pada 2016, terdapat Ertiga Dreza untuk pilihan baru bagi konsumen. Kemudian pada 2017, terdapat penyegaran Ertiga diesel Hybrid.

Di samping itu, pada gelaran otomotif besar di Indonesia di tahun ini tidak akan dilewatkan SIS. Suzuki tidak akan absen di Indonesia lnterational Motor Show (IIMS), Gaikindo Indonesia lnternationai Auto Show (GIIAS), dan Pekan Raya Jakarta.

Tak kaIah penting, harga produk Suzuki akan dibuat lebih kompetltif. Selain itu, peluang memasarkan mobiI Iewat market place juga dilirik, dan semakin serius membidik pelanggan korporasi.

Untuk ekspor, 2018 akan menjadi tahun yang menantang bagi bisnis ekspor Indonesia. Namun ditengah tantangan tersebut, Suzuki membidik pertumbuhan volume ekspor secara keseluruhan. Untuk mencapai hal tersebut, Suzuki memiliki beberapa rencana salah satunya membuka negara tujuan ekspor baru.

Ekspor Suzuki yang terdiri dari mobil utuh (completely built up/CBU) dan mobil terurai (Completely Knock Down/CKD) mampu menunjukan tren positif sepanjang 2017 lalu. Terbukti raihan ekspor mobil utuh (CBU) melejit sebesar 24,6 persen menjadi 28.504 unit pada 2017, dibandingkan dengan 2016 yang hanya sebanyak 22.861 unit.

Sedangkan ekspor kendaraan dalam bentuk terurai (CKD) Suzuki juga naik tajam, sebesar 65 persen menjadi 35.064 unit dari 21.264 unit. APV menjadi model terbanyak yang diekspor, yakni sebanyak 16.308 unit. Meski begitu, Suzuki Ertiga mencetak lonjakan ekspor tertinggi hingga 95 persen menjadi 12.196 unit tahun lalu dari sebelumnya 6.258 unit.

Seiring dengan melajunya bisnis ekspor, kebutuhan akan ekspor suku cadang juga bertumbuh. Suzuki Indonesia melakukan ekspor suku cadang terdiri dari Suzuki Genuine Part, Suzuki Genuine Oil dan Suzuki Genuine Accessories.

Sementara itu, dalam menopang jangkaun produk Suzuki di seluruh Indonesia, perIuasan jaringan diler akan terus dilakukan setiap tahunnya hingga ke Kabupaten. Suzuki berencana melakukan penambahan enam diIer baru untuk wilayah Kabupaten di Jawa dan Sumatera. Secara total dengan penambahan jaringan diler baru tersebut, Suzuki sudah memiliki 326 jaringan di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA