Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Kunjungan ke Sumbar Tetap Didominasi Turis Malaysia

Sabtu 03 Mar 2018 20:10 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Andi Nur Aminah

Kepualuan Mentawai, salah satu destinasi wisata yang diincar turis asing ke Sumatra Barat (ilustrasi)

Kepualuan Mentawai, salah satu destinasi wisata yang diincar turis asing ke Sumatra Barat (ilustrasi)

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Wisman dari negara barat biasanya mengunjungi Kepulauan Mentawai berburu ombak.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Porsi wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatra Barat pada Januari 2018 tetap didominasi oleh turis asal Malaysia. Tak tanggung-tanggung, dari total 3.246 wisman pada Januari lalu, sebanyak 2.904 di antaranya berasal dari Malaysia.

Sisanya, secara merata disumbang oleh Australia, Prancis, Jepang, Inggris, Jerman, Cina, Amerika Serikat, dan Thailand. Wisman dari negara-negara barat biasanya mengunjungi Kepulauan Mentawai untuk berburu ombak.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, jumlah wisman yang masuk Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur bulan Januari 2018 mencapai 3.246 orang. Angka ini mengalami penurunan 62,39 persen dibanding wisman Desember 2017 yang tercatat sebanyak 8.568 orang. "Awal tahun memang polanya seperti ini. Karena peak season-nya ada di libur akhir tahun, Desember," kata Kepala BPS Perwakilan Sumbar, Sukardi, Sabtu (3/3).

Catatan lainnya, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatra Barat bulan Januari 2018 mencapai rata-rata 47,34 persen. Capaian ini justru menurun sebanyak 17,55 poin dibanding TPK bulan Desember 2017 sebesar 64,89 persen.

Sementara untuk tingkat Penghunian Kamar (TPK) Akomodasi Lainnya di Sumatra Barat bulan Januari 2018 mencapai rata-rata 28,55 persen, atau mengalami penurunan 13,47 poin dibanding bulan Desember 2017 sebesar 42,02 persen. BPS juga mencatat, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang bulan Januari 2018 yakni selama 1,48 hari, naik 0,06 hari bila dibandingkan dengan Desember 2017 yang tercatat 1,42 hari.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada akomodasi lainnya bulan Januari 2018 tercatat selama 1,45 hari. Angka itu naik 0,22 hari bila dibandingkan dengan Desember 2017 yang tercatat 1,23 hari.

Jumlah penumpang angkutan udara domestik di Bandara Internasional Minangkabau pada bulan Januari 2018 turun sebesar 7,11 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu jumlah penumpang angkutan udara internasional mengalami penurunan sebesar 22,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan jumlah barang yang diangkut oleh angkutan laut dalam Sumatra Barat pada bulan Januari 2018 mengalami penurunan sebesar 36,06 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA