Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Aktivis Lingkungan Dibunuh, Petinggi Perusahaan Ditangkap

Sabtu 03 Mar 2018 10:25 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Teguh Firmansyah

Police Line (ilustrasi)

Police Line (ilustrasi)

Foto: www.nbcmiami.com
Caceres merupakan aktivis perempuan berusia 43 tahun yang tewas tertembak.

REPUBLIKA.CO.ID, TEGUCIGALPA -- Pihak berwenang Honduras menangkap seorang petinggi perusahaan pembangkit listrik tenaga listrik di negara itu pada Jumat (2/3). Ia diduga terkait dengan rencana pembunuhan seorang aktivis lingkungan bernama Berta Caceres yang terjadi dua tahun lalu.

Petinggi perusahaan Desarollos Energetico (DESA) bernama Roberto David Castillo ditangkap di sebuah bandara di wilayah utara negara itu. Menurut keterangan, DESA menjadi perusahaan yang mendorong pembangunan bendungan, yang ditentang oleh Caceres.

"Castillo bertanggung jawab menyediakan sarana dan fasilitas, serta sumber daya lainnya kepada salah satu pelaku yang telah diadili atas pembunuhan itu," ujar juru bicara Kementerian Publik Honduras, Juri Mora, Jumat (2/3).

Dalam sebuah pernyataan, DESA membantah keterlibatan dalam kejahatan tersebut. Castillo disebut tidak bersalah apapun dan menolak keputusan yang diyakini berasal dari tekanan internasional.

Caceres merupakan aktivis perempuan berusia 43 tahun yang tewas tertembak pada 2 Maret 2016 di rumahnya. Ia juga merupakan seorang guru yang telah memenangkan penghargaan bergensi di bidang lingkungan, yaitu Goldman Enviromental Prize.

Castillo menjadi tersangka dalang kedua yang ditangkap atas pembunuhan Caceres. Sementara, ada delapan orang lainnya yang terlibat dalam kasus ini, termasuk karyawan DESA, hingga pembunuh bayaran dan anggota tentara Honduras yang telah diadili.

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA