Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

Friday, 4 Ramadhan 1442 / 16 April 2021

ITF akan Ubah Format Piala Davis

Kamis 01 Mar 2018 01:09 WIB

Red: Citra Listya Rini

Piala Davis (ilustrasi)

Piala Davis (ilustrasi)

Foto: popular-sports-of-europe.com
Dewan Direksi ITF menyetujui proposal Grup Dunia menjadi Kejuaraan Dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  --  Federasi Tenis Internasional (ITF) yang kini menjalin kemitraan 25 tahun senilai tiga miliar dolar AS dengan grup investasi Kosmos, berencana mengubah format Piala Davis.

Dewan Direksi ITF dengan suara bulat menyetujui sebuah proposal untuk membuat Grup Dunia Piala Davis menjadi Kejuaraan Dunia Tenis dengan diikuti 18 negara peserta dan digelar di satu lokasi berkelas dunia setiap bulan November.

Presiden ITF David Haggerty mengatakan, ini adalah perubahan yang lengkap untuk ITF dan tenis, berani dan ambisius untuk masa depan Piala Davis, yang merupakan salah satu pergelaran olahraga yang paling disayangi dan penting, juga landasan kunci dalam strategi ITF2024.

"Kemitraan baru ini tidak hanya akan menciptakan Piala Dunia Tenis yang sejati dengan olahraga dan hiburan, tapi juga akan membuka rekor baru investasi untuk pemain tenis dan penggemar masa depan di seluruh dunia," kata Haggerty dalam laman resmi ITF, Rabu (28/2).

Proposal tersebut, rencananya akan dibicarakan dalam Rapat Umum Tahunan ITF, yang akan diadakan pada bulan Agustus 2018 di Orlando, Florida dan akan mencari kata sepakat dari 2/3 peserta yang memiliki hak suara untuk persetujuan akhir.

Adapun pendiri dan Presiden Kosmos Gerard Pique mengatakan pihaknya sangat senang bisa bergabung dalam kemitraan yang menarik dengan ITF.

Jika proposal itu disetujui, pergelaran tersebut akan diberlakukan mulai tahun 2019 mendatang dan hingga saat ini, beberapa kota kelas dunia telah menyatakan minatnya untuk menyelenggarakan perhelatan baru tersebut.

Mulai 2019, 18 negara peserta, akan bermain selama satu pekan di bulan November, dengan format round-robin yang diikuti oleh putaran perempat final.

Setiap pertandingan akan terdiri dari dua tunggal dan satu ganda dengan aturan set best of three. 16 negara Grup Dunia secara otomatis akan lolos ke pergelaran dan dua negara lainnya akan dipilih kemudian.

Selain itu, akan ada babak "play-off" yang diadakan selama putaran final yang akan mencakup delapan negara yang lolos dari Zona Grup I Piala Davis. Delapan pemenang play-off akan mendapatkan tempat di final tahun berikutnya.

Adapun untuk format kompetisi kelompok zona tidak ada perubahan, di Grup Grup I dan II, pertandingan home-away akan terus dimainkan. Sementara Grup Zona III dan IV akan terus bermain dalam format round-robin.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA