Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Kripik Daun Kelor Tulus dari Merapi 

Selasa 27 Feb 2018 17:25 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Sadly Rachman

Kripik Daun Kelor, oleh-oleh khas Merapi

Foto: Republika/Wahyu Suryana
EMBED
Mengolah daun kelor menjadi makanan dan oleh-oleh khas Merapi.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kreasi merupakan komponen utama yang harus dimiliki pengusaha. Itu dibuktikan Ibu Tulus, pengusaha oleh-oleh di Dusun Kepuh, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ibu Tulus mencoba untuk menuangkan kreasinya dalam mengolah daun kelor menjadi makanan dan oleh-oleh khas Merapi. Menurutnya, daun kelor memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh manusia.

Ia menjelaskan, proses pembuatan keripik daun kelor sendiri dimulai dengan menyiapkan bahan-bahan seperti daun kelor segar, yang dipetiknya langsung dari pekarangan rumah. Lalu, disiapkan pula bumbu-bumbu seperti bawang putih, kencur, daun jeruk, dan garam.

Kripik daun kelor itu pun dijual oleh Ibu Tulus seharga Rp 50 ribu per satu kilogramnya. Dari usahanya tersebut, ia pun mampu meraih omset sekitar Rp 100 juta dalam seminggu.

Berikut video lengkapnya.

 

 

  • Videografer:
  • Wahyu Suryana
  • Video Editor:
  • Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA