Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Wasekjen Sambut Baik Niat Yuddy Chrisnandi Balik ke Golkar

Rabu 14 Feb 2018 19:03 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andri Saubani

Yuddy Chrisnandii - Dubes Indonesia untuk Ukraina

Yuddy Chrisnandii - Dubes Indonesia untuk Ukraina

Foto: Republika/ Wihdan
Konflik Hanura menjadi salah satu alasan Yuddy ingin kembali menjadi kader Golkar.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji menyambut baik keinginan Duta Besar Indonesia untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi yang berniat kembali ke Partai Golkar. Sarmuji mengatakan, Golkar selaku terbuka bagi pihak yang ingin bergabung di dalam partai beringin tersebut.

"Golkar selalu terbuka terhadap siapa pun yang ingin bergabung, apalagi Kang Yuddy yang sudah pernah berkiprah di Golkar dan memiliki jejak yang cukup baik di politik dan pemerintahan," ujar Sarmuji saat dihubungi pada Rabu (14/2).

Sarmuji mengaku belum berkomunikasi dengan Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu soal keinginannya kembali ke Golkar. Namun Sarmuji meyakini, kembalinya Yuddy tersebut menunjukkan Golkar sedang naik tingkat kepercayaan di mata rakyat.

Tak hanya itu, ia meyakini kembalinya Yuddy karena merasa satu visi dengan Golkar saat ini. "Ada banyak alasan untuk masuk Partai Golkar, tetapi setiap orang yang masuk Golkar satu alasan yang akan sama, yaitu cocok dengan visi, platform, dan garis kebijakan partai," ujar anggota DPR tersebut.

Sebelumnya, niatan Yuddy Chrisnandi kembali ke Partai Golkar telah disampaikan saat bertemu dengan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, yang juga ketua umum Partai Golkar.

"Iya. Saya menyampaikan ke Pak Airlangga, kalau saya punya keinginan untuk kembali ke Partai Golkar," kata Yuddy, kepada Republika.co.id, Rabu (14/2).

Yuddy mengatakan, keinginannya untuk balik ke Partai Golkar karena konflik yang ada di Hanura membuatnya sulit untuk menyumbangkan pemikirannya. "Selain itu, saya sudah tiga tahun nonaktif dari Hanura," ungkapnya.

Hal lain yang mendorongnya adalah karena Partai Golkar sekarang dipimpin oleh Airlangga. Dikatakannya, ia merasa memiliki visi yang sama dengan Airlangga dalam hal ingin melakukan pembaruan di Partai Golkar.

"Di bawah kepemimpinan Pak Airlangga, saya melihat perubahan-perubahan akan terjadi di Partai Golkar, untuk menjadi partai yang lebih baik bagi rakyat," ungkapnya.

Ia juga mengatakan tidak mengincar jabatan apa pun di Golkar nantinya jika ia sudah masuk sebagai kader partai. "Saya tidak meminta jabatan apapun untuk kembali ke Partai Golkar. Bahkan untuk menjadi anggota biasa juga siap. Karena, saya merasa ada kesamaan visi dan misi dengan ketua umum yang sekarang. Saya siap menjalankan tugas apa pun," kata Yuddy.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA