Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Potensi Perikanan Pantai Selatan Jabar Terhambat

Jumat 02 Feb 2018 01:17 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini

Pelabuhan (ilustrasi)

Pelabuhan (ilustrasi)

Hambatan berasal dari ketiadaan pelabuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Optimalisasi potensi perikanan di Pantai Selatan Jawa Barat dinilai terhambat karena tidak adanya pelabuhan untuk tempat bersandar perahu milik nelayan. Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat Jafar Ismail, pihaknya telah mengusulkan pembangunan tiga pelabuhan sekaligus Tempat Pelelangan Ikan (TPI) bagi nelayan, tiga pelabuhan tersebut terletak di Cisolok, Cimanuk, dan Ranca Buaya.

Namun, menurut Jafar, pembangunan tiga pelabuhan tersebut tidak kunjung terlaksana karena kurangnya anggaran untuk pembangunan. Ia menyontohkan pembangunan pelabuhan di Cisolok yang terhambat hingga 20 tahun akibat kurangnya anggaran. Sehingga, pembangunan yang setengah-setengah ini harus kembali rusak dikarenakan ombak besar di pantai selatan tersebut.

"Karena memang anggaran yang diberikan tidak mencukupi, sehingga prasarana yang dibuat itu rusak lagi sebelum selesai, karena kan hanya ada Rp 2 miliar, Rp 5 miliar, hancur lagi oleh ombak yang besar," ujar Jafar saat dihubungi, di Bandung, Kamis (1/2).

Padahal, kata dia, jika tiga pelabuhan ini berhasil dibangun, maka otomatis perahu besar milik nelayan pun bisa bersandar dan beroperasi. Dampaknya, produksi perikanan di Pantai Selatan Jabar bisa meroket hingga 100 Persen.

"Meningkatkan sampai dari selatan saja bisa 100 persem, karena nelayan tetap bisa melaut jika ombak besar menggunakan perahu besar, " katanya.

Saat ini, kata dia, pertahun pantai di sepanjang pantai di Jabar mampu menghasilkan ikan hingga 220 ribu ton ikan. Menurutnya, bisa diprediksi jika di pantai selatan yang kondisi perairannya masih terjaga dan dihuni banyak ikan bisa mendorong perikanan menjadi komoditas unggulan.

Jafar mengatakan, Pantai selatan itu adalah pantai yang ombaknya besar. Tetapi airnya masih bersih, sehingga masih banyak sumberdaya ikan yang belum dimanfaatkan oleh nelayan. "Kenapa? Karena nelayannya itu sekarang masih kecil, kemudian juga memang tidak ada pelabuhan besar yang dapat menampung untuk mendaratkan hasilnya," katanya.

Oleh karenanya, Jafar berharap, tiga pelabuhan yang diusulkan oleh pihaknya untuk segera dibangun dapat terwujud. Ia mengatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun tiga pelabuhan tersebut adalah Rp 210 miliar. "Oleh karena itu kita mengajukan usulan pembangunan tiga plabuhan itu, "katanya.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA