Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Studi Ungkap Pentingnya Berolahraga Sesuai Kepribadian

Senin 15 Jan 2018 06:30 WIB

Rep: MGROL 99/ Red: Indira Rezkisari

Wanita berolahraga

Wanita berolahraga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernahkah Anda melihat teman gym Anda, kemudian berpikir. "Bagaimana teman Anda bisa tahan berjalan di treadmill tanpa lelah?"

Membenci treadmill tentu tidak biasa, tapi itu tidak berarti Anda ditakdirkan untuk tidak berolahraga sama sekali. Menemukan latihan yang benar-benar Anda nikmati adalah langkah pertama untuk bertahan dengan sebuah program. Dan penelitian baru menunjukkan bahwa aktivitas fisik berbeda dengan kepribadian yang paling diminati.

Lebih dari 800 pekerja dari berbagai negara menjawab sebuah survei yang mengungkapkan kepribadian dan preferensi latihan mereka. Dengan mencocokkan ciri-ciri dengan latihan favorit, para periset menyadari bahwa tidak ada strategi satu pun sesuai dengan strategi untuk menemukan rutinitas yang sesuai.

Menurut temuan yang dipresentasikan di konferensi Psychological Society’s annual Division of Occupational Psychology, para ekstrovert lebih cenderung memilih berolahraga di gym. Alasannya tentu karena ekstrovert akan mendapatkan energi dari orang lain, sehingga nantinya mereka akan memiliki teman yang bisa memotivasi dan bukan mengganggunya.

Responden yang paling rasional juga lebih memilih gym, terutama ketika harus datang dengan rencana latihan yang ketat dengan penjelasan apa yang harus dilakukan setiap hari. Jika Anda membiarkan aturan logika, datang dengan rencana latihan yang spesifik sebelum Anda tiba di gym. Masuk tanpa rencana mungkin terasa luar biasa, tapi jadwal yang solid akan membuat Anda tetap pada jalurnya.

Sementara itu, orang kreatif bisanya tidak ikut serta dengan keanggotaan gym. Sebagai gantinya, orang-orang itu lebih suka berolahraga di luar rumah, seperti naik sepeda atau berlari. Mungkin orang-orang kreatif tertarik pada lansekap yang menakjubkan, atau mungkin juga cinta mereka terhadap alam bebas menumbuhkan kreativitas itu.

Penelitian lain mengatakan bahwa pengaturan alam memicu kreativitas, seperti studi PLoS One yang menemukan bahwa peserta lebih kreatif dan pemecah masalah yang lebih baik setelah menghabiskan empat hari di alam. Tidak peduli gaya latihan pilihan Anda, yang terpenting adalah mencari tahu apa yang terbaik untuk preferensi dan jadwal Anda. Jika Anda menyukai apa yang Anda lakukan, Anda tidak akan takut akan hal itu, dilansir dari Reader's Digest.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA