Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Bintang Youtube AS Minta Maaf Soal Video Bunuh Diri Jepang

Rabu 03 Jan 2018 10:53 WIB

Rep: Fira Nursya'bani/ Red: Teguh Firmansyah

Bunuh diri (ilustrasi)

Bunuh diri (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, AOKIGAHARA -- Seorang bintang YouTube AS, Logan Paul, meminta maaf setelah dia mengunggah video yang menunjukkan mayat korban bunuh diri di Jepang.

Di dalam video itu, Paul dan teman-temannya terlihat menemukan mayat di hutan Aokigahara di kaki Gunung Fuji, yang dikenal sering dijadikan sebagai tempat untuk bunuh diri.

Videonya memicu banyak kritik, beberapa komentar menyebut video itu tidak sopan dan menjijikkan. Paul kemudian meminta maaf dan mengatakan dia sangat terkejut dan kagum sehingga mengunggah video tersebut.

"Seharusnya saya tidak mengunggah video itu, sebaiknya saya meletakkan kamera dan berhenti merekam apa yang sedang kami hadapi. Ada banyak hal yang seharusnya saya lakukan secara berbeda, tapi saya tidak melakukannya. Saya malu pada diri sendiri. Saya kecewa dengan diri saya sendiri," kata dia, dalam sebuah video yang diunggah di akun Twitter pribadinya.

Video itu diunggah pada Ahad (31/12) dan telah ditonton oleh jutaan orang di YouTube sebelum ditarik. Paul, yang memiliki lebih dari 15 juta pengikut di situs tersebut, terlihat sangat terkejut dengan penemuan mayat itu namun dia juga membuat lelucon.

Video berdurasi 15 menit ini merupakan bagian dari serangkaian unggahan video Paul saat berjalan-jalan di Jepang dengan teman-temannya. Mereka pergi berkunjung ke Aokigahara dan berniat untuk fokus pada aspek berhantu dalam hutan itu.

Setelah berjalan tidak jauh dari hutan, mereka menemukan sebuah mayat korban bunuh diri. Mereka merekam mayat itu dari dekat dan hanya mengaburkan bagian wajah.

Seorang temannya mengatakan ia tidak merasa baik ada di dekat mayat itu. Lalu Paul bertanya, "Apa kamu tidak pernah berdiri di samping orang mati?" Dia kemudian tertawa. Identitas orang yang meninggal itu tidak diketahui.

Pada Senin (1/1), nama Logan Paul menjadi perbincangan hangat secara global di Twitter. Meskipun beberapa orang mengatakan dia telah membantu meningkatkan kesadaran akan tingginya tingkat bunuh diri, namun ia banyak mendapat komentar negatif.

Warganet menuduhnya bertindak tidak tepat dan bersikap tidak sopan. Beberapa orang meminta agar salurannya dihapus dari YouTube. Sementara beberapa pendukung bersikeras Paul harus dimaafkan atas apa yang ia lakukan. "Anda masih yang terbaik di luar sana dan selalu akan menjadi yang terbaik," kata mereka dengan menuliskan tagar #Logan_you_are_forgiven.

"Bagi penggemar saya yang membela tindakan saya - tolong jangan. Saya tidak layak untuk dibela," ujar Paul, dikutip BBC. Dia juga mengatakan dia ingin membuat riak positif di internet dan tidak menyebarkan aura negatif, dengan meningkatkan kesadaran akan bunuh diri dan pencegahan bunuh diri.

Jepang memiliki tingkat bunuh diri tertinggi di antara negara-negara maju lainnya. Hutan Aokigahara, khususnya, telah terkenal di Jepang dan di dunia internasional sebagai tujuan orang yang ingin bunuh diri.

Meski demikian, data jumlah kasus bunuh diri di Aokigahara setiap tahun tidak diumumkan ke publik. Sejumlah tanda dipasang di hutan itu yang meminta orang-orang untuk mencari pertolongan medis daripada melakukan bunuh diri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA