Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Mengenal Rahasia Umur

Sabtu 30 Dec 2017 06:26 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko

Pasangan panjang umur/ilustrasi

Pasangan panjang umur/ilustrasi

Foto: imedicare.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sabda tersebut jelas bahwa umur akan menjadi satu pertanyaan yang harus dijawab di pengadilan akhirat nanti. Menurut Ustaz Raehanul Bahren dalam kajian Islam Masjid Nurul Iman Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta, Ahad (25/12), dengan tema Rahasia Umurmu, mengatakan,  Allah akan meminta pertanggungjawaban setiap detik umur manusia selama di dunia. 

Ustaz Raehanul mengungkapkan bahwa umur manusia akan mengalami beberapa fase sebagaimana disebutkan dalam nas Alquran. Maka dari itu, umat Islam harus mengetahui dan mem perhatikan setiap fase yang akan dijalaninya. Fase pertama yang disebutkan dalan nas adalah usia manusia ketika masuk dua tahun Hijriyah.

Pada usia tersebut, khususnya seorang ibu untuk menyusui anaknya. Di usia ini seorang anak harus diberikan air susu ibu (ASI).Semua sepakat agama, medis, ASI itu sangat penting. Paling penting mengandung imunitas yang tinggi. Jangan sampai perempuan melalaikannya. Hak anak ASI dua tahun. Sehingga perlu diperhatikan oleh ayah dan ibu, kata Ustaz Raehanul.

Ustaz Raehanul menyarankan agar berusaha dengan maksimal agar anak mendapat ASI selama masih usia dua tahun. Menggunakan susu selain ASI hanya boleh diberikan jika dalam keadaan darurat. Kemudian usia tujuh tahun juga disebutkan dalam nas Alquran. Fase ini ada hal penting yang harus diketahui oleh umat Muslim. Pasalnya, di usia ini orang tua diminta agar menyuruh anaknya melaksanakan shalat.

Pada usia ini, kata dia, seorang anak sudah berada pada level mumayiz atau sudah bisa membedakan antara baik dan buruk. Anak juga sudah mulai men dapatkan hukum-hukum pada dirinya. Misalnya, apabila terjadi perceraian maka akan diten- tukan anak tersebut akan ikut bersama ayah atau ibu. Selain itu, di usia tujuh juga sudah mulai diperintahkan memisahkan anta ra laki-laki dan perempuan.

Ustaz Raehanul menjelaskan mengapa perintah shalat di usia ini sungguh-sungguh harus diperhatikan.Sebab, shalat meru- pakan perintah yang luar biasa, sehingga Allah menurunkan lang- sung kepada Nabi Muhammad tan pa perantara. Shalat inti kehidupan kita. Shalat bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Shalat adalah cara beribadah berhubungan dengan Allah. Sehingga kalau perbaiki hidup maka perbaiki dulu shalatnya. Baik waktunya dan caranya, ujarnya. 

Fase umur selanjutnya yang harus diketahui oleh umat Muslim yakni ketika memasuki usia 15 tahun.

Usia ini, yaitu ketika manusia masuk pada umur akil baligh. Ketika sudah akil baligh maka manusia akan menanggung sendiri semua dosa-dosanya. Selan jutnya, usia 33 tahun salah satu fase yang juga disebutkan dalam nas Alquran. Menurut Ustaz Raehanul, 33 tahun merupakan usia manusia ketika berada di surga. Dan fase selanjutnya, yakni ke usia 40 tahun.

Ustaz Raehanul menjelaskan, 40 tahun adalah batas usia pemuda. Ustaz Raehanul menyebutnya ma nusia masuk pada fase de wasa. Di fase ini merupakan momen me ngecek ulang perjalanan hidup nya. Inilah usia menjadi chek pointdari perjalanan kita yang jauh menuju kematian. Usia 40 tahun yaitu merenung. Melurus kan kembali tujuan hidup. Dia mulai tinggalkan dunia masa mudanya. Oleh karena itu doanya minta kepada Allah kemampuan bersyukur. Artinya tidak perlu merisaukan lagi duniamu, kata Ustaz Raehanul.

Fase umur selanjutnya, yaitu usia 60 tahun. Menurut dia, Allah tidak memberikan toleransi hukum kepada umat Muslim dari setiap amal yang dikerjakannya. Oleh karena itu, Ustaz Raehanul menyerukan agar fokus beramal ketika memasuki usia 60 tahun. Namun, ia menegaskan, yang ter- penting menjalankan setiap fase umurnya dengan amal yang baik. Pasalnya, Allah akan meminta pertanggungjawaban manusia di setiap detik hidupnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA