Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Jasa Marga Lakukan Contraflow 13 Km di Tol Jakarta-Cikampek

Ahad 24 Dec 2017 17:32 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Kondisi contraflow di KM 103 Tol Cipali

Kondisi contraflow di KM 103 Tol Cipali

Foto: Republika/Lintar Satria Zulfikar

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI - PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek melakukan rekayasa lalu lintas lawan arus atau "contraflow" sepanjang 13 kilometer pada Minggu siang guna mengurai kepadatan libur mudik Natal 2017.

"Contraflow ini kami berlakukan pada pukul 11.55-13.30 WIB di sekitar 'rest area' KM35 dan KM41 dan Gerbang Tol Cikarang, Kabupaten Bekasi, seiring peningkatan volume kendaraan," kata Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Handoyono di Bekasi, Ahad (24/12).

Kebijakan itu dilakukan pihaknya berdasarkan koordinasi dengan aparat kepolisian lalu lintas mulai dari Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama yang terletak di KM29 arah Cikampek hingga KM41.

"Pada awalnya rekayasa lalu lintas ini kami buka dari KM35 hingga KM41 sejak pukul 11.55 WIB. Namun, titik bukaan 'contraflow' kami perpanjang sekitar pukul 12.35 WIB di KM29 hingga ke KM41," katanya.

Menurut Handoyono, volume lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek masih meningkat dan menimbulkan kepadatan di beberapa titik, khususnya menjelang gerbang tol dan tempat peristirahatan pengendara.

Pihaknya mencatat, kondisi lalu lintas hari ini, Minggu, mencapai 78.000 unit kendaraan atau meningkat 30 persen dari volume lalu lintas normal sebanyak 60.000 unit kendaraan. Titik kepadatan terpantau menjelang akses keluar-masuk "rest area" di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek, yaitu KM33 dan KM39 arah Cikampek.

"volume lalu lintas di Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Cikampek masih meningkat dan sempat menimbulkan kepadatan di beberapa titik," katanya.

Menurut dia, rekayasa lalu lintas "contraflow" itu ditutup pada pukul 13.30 WIB setelah situasi kepadatan mulai mencair. "Karena kondisi jalan tol Jakarta-Cikampek mulai ramai lancar maka 'contraflow' arah Cikampek resmi dihentikan. Namun, tidak menutup kemungkinan kebijakan itu kembali diberlakukan saat situasi lalu lintas kembali padat," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA