Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

ASDP Merak Operasikan 33 Kapal

Sabtu 23 Dec 2017 20:30 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Pemudik kendaraan bermotor bersiap melakukan penyeberangan ke Pulau Jawa melalui Demaga 6 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Jumat (30/6).

Pemudik kendaraan bermotor bersiap melakukan penyeberangan ke Pulau Jawa melalui Demaga 6 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Jumat (30/6).

Foto: Antara/Ardiansyah

REPUBLIKA.CO.ID, MERAK -- Perusahaan Terbatas (PT) Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak menjamin angkutan penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni, Lampung menjelang Natal dan Tahun Baru 2018 berjalan lancar.

"Kami terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pengguna jasa penyeberangan agar selamat sampai tujuan," kata Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Ado Warsono di Merak, Sabtu.

Penyeberangan Merak-Bakauheni,Lampung dipastikan terjadi peningkatan penumpang pejalan kaki juga penumpang di atas kendaraan sekitar 10 persen. Selain itu juga memaksimalkan loket layanan tiket untuk mengantisipasi penumpukan orang dan kendaraan khususnya di waktu arus puncak.

Saat ini, ASDP Merak mengoperasikan Kapal sebanyak 33 unit dengan enam dermaga sehingga tidak terjadi kemacetan kendaraan maupun penumpukan penumpang.

Selain itu juga memaksimalkan sebanyak 22 toll gate yang terdiri dari delapan loket sepeda motor (4 reguler, 4 tambahan), 10 loket kendaraan roda empat (4 reguler, 6 tambahan di Kajima), dan empat unit loket untuk truk dan bus.

Di samping itu juga tersedia 17 loket penumpang yang terdiri dari delapan loket reguler, empat loket cadangan, satu loket dari stasiun KA, dan empat loket tambahan.

"Kami optimistis arus mudik Natal akan terjadi 23 dan 24 Desember 2017 dan puncak arus libur Tahun Baru pada 30 dan 31 Desember 2017 berjalan lancar," katanya.

Ado mengatakan, ASDP Merak juga mempercepat kegiatan bongkar muat kapal di Pelabuhan Merak yang awalnya 60 menit,namun kini menjadi 30 menit. Percepatan bongkar muat itu guna menghindari penumpukan kendaraan di dermaga juga penumpang pejalan kaki.

Berdasarkan data penumpang dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung sebanyak 178.104 orang juga kendaraan 38.114 unit.

Lonjakan penumpang pejalan kaki dan penumpang di atas kendaraan terus terus mengalami peningkatan hingga menjelang hari puncak perayaan Tahun Baru 2018.

Peningkatan jumlah penumpang itu karena adanya warga yang akan mudik baik dari Pulau Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya, dan juga adanya hari libur sekolah.

Namun, beruntung cuaca Perairan Selat Sunda selama ini relatif aman dan normal dengan kecepatan angin 6-7 knot dan ombak 1,5 meter.

"Kami tetap mengutamakan pelayanan prima sebagai perusahaan jasa penyeberangan sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang maupun antrean kendaraan menjelang Natal dan Tahun Baru," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA