Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Rezaldi Hehanusa Raih Gelar Pemain Muda Terbaik Liga 1 2017

Sabtu 23 Dec 2017 02:33 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Israr Itah

Rezaldi Hehanusa saat menerima penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga 1 2017.

Rezaldi Hehanusa saat menerima penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga 1 2017.

Foto: REPUBLIKA/Bambang Noroyono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSSI dan operator kompetisi Liga 1, Liga Indonesia Baru (LIB) mendapuk bek Persija Jakarta, Muhammad Rezaldi Hehanusa sebagai Pemain Muda Terbaik Liga 1 2017. Penghargaan tersebut disematkan kepada Rezaldi saat malam Penghargaan Liga 1 2017 di Jakarta pada Jumat (22/12).

PSSI dan LIB mengkhususkan kategori Pemain Muda Terbaik ini. Sebab Liga 1 2017, merupakan embrio lahirnya skuat timnas Garuda Indonesia U-23 yang menjadi fokus utama PSSI dan LIB selama Liga 1 bergulir. 

Rezaldi menyingkirkan dua pemain muda lainnya, yakni Muhammad Arfan dari PSM Makassar dan Septian David Maulana dari Mitra Kukar. Tiga penggawa yang masuk dalam kategori Pemain Muda Terbaik ini, merupakan pemain tim Garuda besutan Luis Milla Aspas.

PSSI dan LIB memberikan penghargaan dalam delapan kategori. Adapun yang menyabet gelar Pemain Terbaik 2017 yakni pemain gelandang Bhayangkara FC Paulo Sergio Moreira Goncalves. Pemain asli Portugal itu mengalahkan Sylvano Comvalius dari Bali United dan Willem Jan Pluim dari Ayam Jantan dari Timur.

Pencetak Gol Terbanyak, berhasil diraih Comvalius. Bomber asli Belanda itu mencatatkan 37 gol selama Liga 1 2017. 

PSSI dan LIB juga memberikan penghargaan bagi Pencetak Gol Terbaik di Liga 1. Ada lima kandidat dalam kategori ini, yaitu gol Zulham Zamrun (PSM), Samsul Arif (Persela Lamongan), Terens Puhiri (Pusamania Borneo FC), Irfan Bachdim (Bali United) dan Septian David Maulan (Mitra Kukar). Dari lima nomine Gol Terbaik, PSSI dan LIB memilih Septian David. Gol milik Septian terjadi saat Mitra Kukar tanding melawan Barito Putera. Penghargaan Gol Terbaik tersebut mejadi trofi individu perdana Septian David .

Adapun yang berhak menerima penghargaan sebagai Tim Paling Sportif, LIB memilih Perseru Serui. Salah satu tim asal Papua tersebut pada musim Liga 1 2017 dianggap tampil paling sportif lantaran menjadi tim yang paling sedikit mendapatkan kartu kuning atau merah. 

Perseru, juga menjadi tim sportif setelah berhasil lolos degradasi. Tim asuhan pelatih Agus Yuwono tersebut finis Liga 1 di peringkat ke-15 dengan nilai 37 angka. Padahal tim tersebut selama 30 pekan berada di zona degradasi.

PSSI dan LIB ini juga memilih Mustofa Umarella dari Jakarta sebagai Wasit Terbaik 2017. Tak lupa Penghargaan Tertinggi dan Seumur Hidup kepada penjaga gawang Persela Lamongan almahrum Choirul Huda. Huda meninggal dunia saat bertanding membela timnya ketika menjamu Semen Padang, Oktober 2017 lalu.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA