Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Kalah dari Muenchen, Dortmund Akui Tampil Buruk

Kamis 21 Dec 2017 09:41 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Sammy Abdullah

Striker Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang (kiri) menunggu kickoff saat para pemain Bayern Muenchen merayakan gol Robert Lewandowski (kedua kiri) pada laga Bundesliga di Signal Iduna Park, Ahad (5/11) dini hari WIB. Muenchen menang 3-1 pada laga ini.

Striker Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang (kiri) menunggu kickoff saat para pemain Bayern Muenchen merayakan gol Robert Lewandowski (kedua kiri) pada laga Bundesliga di Signal Iduna Park, Ahad (5/11) dini hari WIB. Muenchen menang 3-1 pada laga ini.

Foto: AP Photo/Martin Meissner

REPUBLIKA.CO.ID, MUNCHEN -- Langkah Borussia Dortmund di ajang Piala DFB Pokal musim 2017/2018 terpaksa berhenti setelah dipermalukan rival abadinya Bayern Muenchen di Stadion Allianz, Kamis (21/12) dini hari tadi. Pelatih Die Borussien, Peter Stogen pun mengaku anak asuhnya tampil mengecewakan.

Tuan rumah mendominasi jalanya pertandingan sejak babak pertama. Bayern pun berhasil membuka skor lebih dulu melalui Jerome Boateng pada menit ke-12 sebelum menggandakan skor menjadi 2-0 melalui Thomas Mueller di penghujung interval pertama.

Gol penghibur Die Schwarzgelben diciptakan oleh pemain anyar mereka Andriy Yarmolenko pada menit ke-77. Setelah itu tak ada gol lagi yang tercipta dan skor akhir tetap bertahan 2-1 bagi keunggulan the Bavarian.

Selepas laga, pelatih Dortmund, Peter Stoger mengaku bahwa anak asuhnya bermain sangat buruk di interval pertama. Bahkan, dirinya menilai bahwa Dortmund baru menikmati pertandingan di 20 menit jelang laga usai.

"Tidak masalah apakah saya marah sekarang, saya lebih kesal dengan penampilan kami di babak pertama. Dortmund tidak bermain aktif dan tidak seperti yang kita inginkan dan kita bayangkan," ujar Stogen kepada ARD dilansir ESPN, Kamis (21/12).

Pelatih kelahiran Vienna 51 tahun silam sebelumnya merasa yakin timnya bisa menggusur Die Bayern jika pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan. Pasalnya, ia percaya dengan stamina dan semangat anak asuhnya yang menggebu-gebu di akhir babak kedua.

Namun sayang gol kedua yang dinanti tak kunjung hadir, Dortmund pun hanya meratapi satu gol yang disematkan Andriy Yarmolenko. Usaha mereka untuk menyamakan kedudukan kandas karena ketatnya lini pertahanan Muenchen.

"Saya pikir akan sangat menggairahkan jika kita pergi ke perpanjangan waktu, karena saya merasa secara fisik kita dalam kondisi bagus."

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA