Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Demi Tampil di Asia, PSM Ajukan Banding

Sabtu 28 Oct 2017 21:13 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Ratna Puspita

Pesepak bola PSM Makassar M Rahmat (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persiba Balikpapan Iqbal Samad (kanan) saat laga lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (24/10).

Pesepak bola PSM Makassar M Rahmat (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persiba Balikpapan Iqbal Samad (kanan) saat laga lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (24/10).

Foto: Antara/Yusran Uccang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSM Makassar dengan tegas melakukan banding terkait keputusan Komite Lisensi Klub PSSI terkait hasil verifikasi lisensi klub profesional AFC. Klub yang bermarkas di Stadion Andi Mattalatta, Makassar itu dinyatakan tidak lolos verifikasi. 

Padahal peluang PSM untuk berkompetisi di kancah Asia pada musim depan terbuka lebar. Sekarang ini, mereka bersaing ketat dengan pemuncak klasemen sementara Liga 1, Bhayangkara FC.

Mantan pemain yang juga direktur klub PSM Makassar Sumirlan mendukung langkah manajemen klub untuk melakukan banding atas hasil verifikasi lisensi klub profesional AFC. Banding ini dilakukan demi PSM Makassar dapat tampil di kompetisi internasional. 

Sumirlan juga percaya motivasi pemain adalah untuk keluar sebagai juara kampiun Liga 1 dan tampil di Asia. "Sebagai mantan pemain kami mendukung langkah pak Dirut untuk mengajukan banding kepada PSSI," kata Sumirlan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (28/10).

Namun Sumirlan enggan berbicara terlalu jauh mengenai lisensi klub profesional AFC. Sebab, dia mengatakan, hal itu adalah wewenang dan hak direktur utama PSM Makassar. 

Hanya saja sebagai mantan pemain, Sumirlan kecewa dengan hasil verifikasi tersebut. Seharusnya, Sumirlan mengatakan, induk federasi sepak bola Indonesia turut membantu PSM agar bisa lolos verifikasi. 

Sebab, PSM Makassar mempunyai hak untuk tampil di Asia, apalagi kalau menjadi jawara Liga 1 pada akhir musim nanti. "Seharusnya PSSI ikut membantu dengan melobi AFC atau apapun. Saya berbicara sebagai mantan pemain, ini mengecewakan," keluhnya.

Sebelumnya, PSSI mengeluarkan hasil verifikasi lisensi AFC, kemudian hanya Arema FC dan Persib Bandung yang dinyatakan lolos dalam verifikasi tersebut. Selain itu, ada tiga klub, yakni Bali United, Madura United, dan Persija Jakarta, yang masih diberi waktu untuk melengkapi kriteria dalam tiga bulan ke depan. 

PSM Makassar masuk dalam 13 klub yang tak lolos verifikasi. Namun PSSI mempersilakan PSM Makassar untuk melakukan banding terkait hasil keputusan Komite Lisensi Klub PSSI. 

"PSM telah menerima SK (Surat Keputusan) dari PSSI terkait penolakan permohonan lisensi klub. Di surat tersebut oleh Club Licensing Committee, PSM dipersilakan untuk melakukan banding terhadap keputusan itu," terang Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina dalam rilis yang diterima Republika.

Widya menambahkan, PSM telah melakukan pertemuan dengan PSSI membahas soal syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan Lisensi klub professional standar AFC. Namun dari 33 syarat wajib, masih ada 20 persen yang belum diselesaikan. 

Artinya, masih sekitar 20 persen dokumen yang belum di-submit ke sistem dan ini akan dilengkapi oleh PSM. dilengkapi. Hanya saja, Wina mengaku, ada kesalahpahaman terkait persyataran oleh  data tim lisensi PSM Makassar. 

Hal inilah yang mengakibatkan ada beberapa kriteria yang masuk kategori wajib mendapat penolakan.  “Sepertinya dalam memahami beberapa syarat ada mis-komunikasi sehingga Team Club Licensing PSM mungkin tidak tepat dalam melakukan penginputan data sehingga terjadi penolakan di beberapa kriteria yang masuk kategori wajib," lanjutnya. 

Dengan situasi seperti ini, PSM terancam tak bisa mengikuti Liga Champions Asia musim depan. Kemudian jatah mereka ke kompetisi Asia bakal dialihkan ke klub lainnya yang memiliki lisensi tersebut. 

Yaitu klub itu berada di peringkat kedua hingga kesembilan klasemen akhir Liga 1 musim 2017. Padahal, saat ini anak asuh Robert Rene Alberts tersebut sangat berpeluang untuk duduk puncak klasemen pada akhir musim nanti.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA