Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

6 Tim Bisa Juara, Siapa ke Kompetisi AFC?

Sabtu 28 Oct 2017 19:40 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Ratna Puspita

Logo Liga 1 Indonesia.

Logo Liga 1 Indonesia.

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Lisensi PSSI Tigor Shalomboboy mengatakan, jika menengok papan klasemen Liga 1 pekan ke-31, ada enam tim yang punya peluang juara. Paling atas ada Bhayangkara FC disusul PSM Makassar, dan selanjutnya Serdadu Tridatu. Posisi keempat ada Persipura Jayapura, Laskar Sapeh Kerrap, dan Macan Kemayoran. 

Jika klasemen ini tetap sampai akhir pekan ke-34 maka tiga tim pertama yang seharusnya menjadi perwakilan Indonesia di Liga Champions dan Piala AFC. Yaitu kesebelasan korps Kepolisian, Si Ayam Jantan dari Timur, dan Bali United. 

Persoalannya, Tigor menjelaskan, Bhayangkara dan PSM sampai hari ini tak lolos uji verifikasi lisensi AFC. 

Regulasi AFC mengatakan, tim juara yang tak berlisensi profesional, jatahnya tampil di Liga Champions akan digantikan oleh peringkat berikutnya, sampai maksimal pada peringkat ke-9. Itu artinya, jatah Bhayangkara akan menjadi milik PSM yang berada di tangga kedua. 

Tetapi kesebelasan dari Sulawesi Selatan (Sulsel) itu punya penjegal yang sama. Yakni tak berlisensi AFC. 

“Kalau aturan lisensi AFC tetap, Bhayangkara ataupun PSM meski juara tetap tidak bisa ikut,” kata Tigor. 

Namun kesebelasan asuhan pelatih Robert Rene Alberts tersebut menyatakan banding atas keputusan Komite Lisensi PSSI yang tak meloloskan timnya saat uji lisensi AFC. Keputusan banding akan diumumkan pada 31 Oktober mendatang. 

Menunggu keputusan banding, jatah tampil selanjutnya menjadi milik Bali United yang mengantongi Lisensi AFC meskipun harus merampungkan kriteria B. Andaikan proses banding tetap tak berpihak kepada PSM, Bali United yang punya peluang tampil di Liga Champions.

Lalu soal Piala Asia, ada dua tim calon perwakilan Indonesia. Aturannya pun sama, yakni menjadikan lisensi AFC sebagai syarat mutlak partisipasi. Jika demikian, dua kesebelasan di bawah tim asuhan pelatih Widodo Cahyono Putro, ada kesebelasan Mutiara Hitam. 

Akan tetapi, nasib Persipura ini pun sama seperti Bhayangkara dan PSM yang tak punya lisensi AFC. Karena itu, jatahnya akan diambil alih oleh Madura United yang statusnya seperti Bali United, berlisensi AFC tapi tak lolos kriteria B. 

Satu slot lainnya, berhak menjadi milik Persija yang berlisensi AFC tapi tetap diwajibkan memenuhi kriteria B.

Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengatakan, sebetulnya masih ada peluang bagi tiga tim teratas di Liga 1 saat ini yang bisa tampil di Liga Champions ataupun di Piala Asia. Sebab, dia mengatakan, persaingan ketat enam tim teratas di Liga 1 saat ini masih sama-sama punya peluang menjadi juara musim ini.

Namun, Joko memastikan, peluang yang tampil di level Asia pastinya klub-klub pemegang lisensi AFC. Meskipun dia (klub tersebut) masih kurang kriteria B, dia tetap pegang lisensi dan bisa tampil di level Asia, ujar dia. 

Dia mengatakan, adanya tiga dari enam tim teratas di Liga 1 yang saat ini punya lisensi AFC, tentu PSSI mempriotaskan tiga klub tersebut menjadi wakil Indonesia di level Asia. Djoko pun menambahkan, meski regulasi AFC membolehkan jatah tampil di Liga Champions dan Piala AFC sampai peringkat ke-9, dan peluang itu ada pada Arema juga Persib. 

Tetapi dua kesebelasan tersebut jauh panggang dari api sebagai tim papan atas Liga 1 musim ini. Singo Edan, sampai pekan ke-31 berada di peringkat ke-9, sementara Maung Bandung masih berkutat di peringkat ke-11.

  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA