Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

'Tanpa Lisensi, Juara Liga 1 tak Bisa Ikut Kompetisi AFC'

Sabtu 28 Oct 2017 18:04 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Ratna Puspita

Logo Liga 1 Indonesia.

Logo Liga 1 Indonesia.

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Status kesebelasan juara Liga 1 2017 tak menjamin klub tersebut bisa tampil di Liga Champions Asia maupun Piala AFC 2018. Lisensi keluaran AFC menjadi syarat mutlak bagi para kesebelasan Indonesia untuk bisa tampil di dua kompetisi tertinggi sepak bola di Benua Asia tersebut. 

Direktur Lisensi PSSI Tigor Shalomboboy menerangkan, saat ini federasi nasional menunggu Liga 1 pungkas. Kompetisi nasional berakhir pada pekan ke-34 yang diperkirakan pada 12 November. 

Operator  Liga Indonesia Baru (LIB) akan melaporkan kepada PSSI tentang juara Liga 1. Laporan tersebut lengkap dengan urutan klub berdasarkan peringkat klasemen final. 

PSSI menjadikan laporan LIB itu sebagai acuan AFC menyertakan klub Indonesia di Liga Champions maupun Piala AFC. Indonesia punya jatah tiga tim pada dua gelaran level Asia itu. 

“Satu tim di Liga Champions lewat babak playoff, dua lagi dipastikan tampil di Piala AFC. Jadi PSSI murni hanya akan melaporkan hasil peringkat akhir Liga 1 kepada AFC nantinya,” kata dia saat dihubungi, Sabtu (28/10). 

Selain melaporkan peringkat klasemen akhir, dalam lampiran kepada AFC, PSSI menyertakan catatan masing-masing kesebelasan. Terutama soal kelayakan tampil. 

Kelayakan itu tolok nilainya berdasarkan lisensi klub profesional keluaran PSSI yang berstandar AFC. Selanjutnya, AFC memverifikasi tiga tim teratas di Indonesia untuk bisa tampil di Liga Champions dan Piala Asia. 

Dalam verifikasi itu, Tigor menerangkan, AFC menjadikan lisensi klub profesional sebagai dasar utama partisipasi kesebelasan tersebut untuk bisa ambil bagian di Liga Champions dan Piala Asia. “Jika klub tidak punya lisensi klub profesional berstandar AFC, dipastikan tidak bisa ikut,” kata Tigor. 

Karena itu, dia mengatakan, lisensi klub profesional tersebut menjadi penting bagi para kesebelasan di Tanah Air. Tanpa adanya lisensi AFC, status juara klub tersebut tak ada gunanya untuk meraih prestasi di level yang lebih tinggi.

Sampai saat ini, Tigor mengatakan hanya lima kesebelasan di Liga 1 yang lolos uji verifikasi lisensi AFC. Komite Lisensi PSSI pekan lalu mengeluarkan lisensi AFC penuh kepada Arema FC dan Persib Bandung. 

Selain dua kesebelasan itu, lisensi AFC juga dikeluarkan untuk Bali United, Madura United dan Persija Jakarta. Dua kesebelasan pertama, punya lisensi AFC penuh sedangkan tiga klub lainnya mengantongi lisensi AFC tapi dengan catatan. 

Tiga klub itu belum lolos dalam kriteria B. Kriteria B merupakan aspek pendukung yang wajib dipenuhi oleh klub penerima lisensi. Namun masih diberikan toleransi agar memenuhi  delapan aspek dalam waktu tiga bulan sampai Januari 2018.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA