Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Ingin Makanan Tertentu Bisa Jadi Tanda Kurang Nutrisi

Senin 23 Oct 2017 07:25 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Yudha Manggala P Putra

Steak dari daging merah mengandung kalsium dan kalium yang dibutuhkan tubuh.

Steak dari daging merah mengandung kalsium dan kalium yang dibutuhkan tubuh.

Foto: pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Menginginkan makanan tertentu kerap diistilahkan sebagai ngidam. Tetapi, jika bukan dialami oleh ibu hamil, kecenderungan tersebut malah punya arti lain dalam aspek nutrisi.

Pakar gizi Alissa Rumsey mengatakan, hal itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang membutuhkan nutrisi tertentu. Berikut ulasan dari penulis panduan Three Steps to the Healthyier You itu soal kemungkinan dari sederet makanan yang diinginkan.

Daging merah
Ingin makan daging merah dapat mengindikasikan bahwa tubuh sedang kekurangan zat besi. Hal ini umumnya terjadi pada perempuan yang sedang mengalami periode datang bulan dan kehilangan banyak darah.

Keripik kentang
Sangat ingin makan keripik kentang dapat terjadi jika tubuh kekurangan mineral, khususnya kalsium, magnesium, dan seng. Tapi pada saat yang sama, mendambakan kentang berminyak juga bisa berarti seseorang mengonsumsi terlalu banyak sodium.

Keju
Hasrat makan keju yang mengamuk mungkin menunjukkan bahwa tubuh tidak cukup mengonsumsi lemak, seperti asam lemak omega-3. Rumsey mengatakan, sumber terbaik nutrisi itu adalah ikan salmon, flaxseeds, dan kenari.

Makanan manis
Saat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis seperti roti, bagel, atau kue kering, tubuh cenderung menginginkan lebih banyak makanan manis lainnya. Pasalnya, tingkat gula darah melonjak dan tubuh semakin mendambakan lebih banyak gula yang harus dikendalikan konsumsinya.

Pasta
Sama seperti kasus makanan manis, terlalu banyak konsumsi karbohidrat sederhana akan menyebabkan tubuh semakin 'ketagihan'. Saat keinginan makan pasta menggebu, coba alihkan dengan lebih banyak konsumsi sayuran serta makanan kaya protein dan lemak, dikutip dari laman Business Insider.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA