Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Ini Perasaan Panucci Hadapi Timnas Italia

Ahad 08 Oct 2017 15:53 WIB

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Ratna Puspita

Pelatih Albania asal Italia Christian Panucci

Pelatih Albania asal Italia Christian Panucci

Foto: EPA-EFE/Manuel Lorenzo

REPUBLIKA.CO.ID, SHKODER -- Pelatih Albania Christian Panucci sangat senang bisa melakoni laga kontra timnas negaranya. Alenatore kelahiran Savona, Italia tahun 12 April 1927 lalu ini mengatakan, pertemuan melawan timnas negeri Pizza akan sangat berkesan karena laga itu akan jadi pertandingan pertamanya melawan negara sendiri sebagai pelatih.

Albania akan menghadapi Italia di Stadion Loro Borici pada Selasa (10/10) dini hari WIB. Laga tandang tersebut akan jadi pertandingan pamungkas kedua tim di babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

Panucci, yang mengarsiteki timnas Albania sejak 19 Juli 2017, memahami saat ini publik Italia sedang marah dengan perjalanan negaranya menuju Piala Dunia. Ia berharap, timnas Italia yang pernah ia perkuat sebanyak 57 kali saat aktif bermain sebagai bek kanan ini bisa menemukan solusi terbaik demi lolos ke Piala Dunia.

Namun, Panucci berjanji tak akan memberikan keramahan bagi negaranya saat pertandingan berlangsung nanti. Panucci bahkan menegaskan, lagu kebangsaan Italia juga tidak akan ia nyanyikan ketika nanti berkumandang.

"Nanti akan jadi pertemuan profesional. Saya akan berkerja mati-matian. Saat menjadi pemain, saya tak pernah bernyayi karena itu tak ada alasan bagi saya untuk nanti ikut bernyanyi," kata Panucci dilansir Tribal Football, Ahad (8/10).

Timnas Italia sudah dipastikan harus melanjutkan perjalanan ke Piala Dunia 2018 Rusia via laga Play-off. Koleksi 20 angka yang mereka kumpulkan dari sembilan laga kualifikasi zona Eropa di Grup G tak cukup jadi modal untuk lolos langsung ke Rusia. Dengan cuma menyisakan satu laga, Gli Azzurri tak mungkin bisa menyalip penghuni posisi pertama, Spanyol, yang telah meraih 25 angka.

Pada kualifikasi grup G itu, Albania finis ketiga dengan 13 angka. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA