Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Nagelsmann: Jangan Kaitkan Saya dengan Muenchen

Jumat 29 Sep 2017 09:05 WIB

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Ratna Puspita

Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann

Foto: EPA/RONALD WITTEK

REPUBLIKA.CO.ID, HOFFENHEIM -- Pelatih Hoffenheim Julian Nagelsmann meminta siapapun untuk tidak membawa-bawa namanya ke dalam bursa pelatih Bayern Muenchen. Nagelsmann mengatakan, hal tersebut sangatlah tidak etis karena saat ini ada kontrak yang sangat ia hormati dengan Hoffenheim.

"Jangan sertakan saya dalam spekulasi soal itu (pelatih Muenchen)," kata Nagelsmann kepada Sport1, dikutip Jumat (29/9).

Pelatih muda berusia 30 tahun ini menegaskan, kontraknya dengan Hoffenheim bukan untuk diingkari. Apalagi, ini masih awal musim.

"Departemen media klub juga sudah meminta saya tak banyak bekomentar. Mereka meminta saya menjaga jarak untuk membicarakan hal seperti ini," kata Nagelsmann.

Meski masih sangat muda sebagai pelatih, Nagelsmann punya pengalaman segudang. Ia mulai terjun ke dunia kepelatihan saat menjadi asisten juru taktik 1860 Muenchen 2008. Kariernya menanjak ketika dua musim lalu menyelematkan Hoffenheim dari jurang degradasi.

Pria asli Jerman ini semakin menunjukkan prospek cerah ketika musim lalu mengantar Hoffenheim ke pentas Liga Europa. Musim ini, kemilau Hoffenheim masih terjaga oleh polesan Nagelsmaan.

Pelatih yang belum pernah mencicipi laga profesional sebagai pemain ini mampu membuat Hoffenheim duduk di peringkat kedua klasemen sementara Bundesliga Jerman dengan raihan 14 angka dari empat menang, dua seri dan tanpa terkalahkan. Salah satu kemenangan tersebut diraih saat menjamu Muenchen dengan skor 2-0 awal September lalu.

Selain Nagelsmann, eks pelatih Borussia Dortmund yang saat ini sedang menganggur Thomas Tuchel juga masuk ke dalam bursa. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp pun disebut-sebut sudah ditawarkan jabatan serupa. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA