Jumat 08 Sep 2017 19:05 WIB

Tingkatkan Layanan, RSI Sultan Agung Adakan Festival Kaizen

Pemberian penghargaan kepada pemenang Festival Kaizen.
Foto: Dokumen.
Pemberian penghargaan kepada pemenang Festival Kaizen.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Semakin menghangatnya 'kompetisi' antarinstitusi kesehatan membuat manajemen rumah sakit (RS) berlomba-lomba memikirkan terobosan agar dapat meningkatkan kepuasan pasien. Karena kepuasan pasien merupakan kunci memenangkan kompetisi antar RS.

Itulah yang mendasari manajemen RSI Sultan Agung Semarang, Jawa Tengah, mengadakan Festival Kaizen ketiga kalinya. Istilah Kaizen berasal dari bahasa Jepang yang berarti 'mengubah lebih baik'.

"Seluruh bagian wajib mengeluarkan inovasi yang muaranya adalah peningkatan kepuasan pasien" ujar Dirut RSI Sultan Agung , dr H Masyhudi, dalam siaran pers, Jumat (8/9).

Salah satu inovasi yang mendapatkan apresiasi dari direksi RSI Sultan Agung selaku dewan juri adalah inovasi dari tim ruangan Firdaus. Inovasi dari ruangan Firdaus adalah mengantrekan pasien sewaktu akan menjalani kontrol.

"Jadi, sesaat sebelum pasien pulang, perawat ruang Firdaus akan berkoordinasi dengan pihak pendaftaran guna membantu proses pendaftaran kontrol pasca rawat inap," ujar kepala ruangan Firdaus, Indah Setiani Ekawati.

Indah mengatakan, inovasi ini meningkatkan kepuasan pasien karena tidak harus menunggu lama saat pendaftaran kontrol. Secara kuantitas pun, Indah memaparkan ada peningkatan jumlah kunjungan pasien di ruang Firdaus.

 

"Dengan demikian, membantu proses penyembuhan pasien" tambahnya.

Atas inovasi tersebut, tim Firdaus Kaizen diganjar predikat 'gunung emas'. Gunung emas merupakan predikat tertinggi dalam Festival Kaizen RSI Sultan Agung.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement