Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Harga Hewan Kurban di Boyolali Mulai Naik

Rabu 30 Aug 2017 20:47 WIB

Red: Ilham Tirta

Hewan kurban. (Ilustrasi).

Hewan kurban. (Ilustrasi).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Harga hewan untuk keperluan kurban, baik kambing maupun sapi di Pasar Hewan Sunggingan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menjelang Idul Adha mulai mengalami kenaikan hingga Rp 1 juta per ekor. Tumar, salah satu pedagang asal Selo mengatakan, semakin dekatnya hari raya Idul Adha mendorong peningkatan harga.

"Kondisi perdagangan hewan kurban di Pasar Hewan Sunggingan pada Rabu ini merupakan puncaknya jual beli, sehingga pedagang dan pembeli meningkat," katanya, Rabu (30/8).

Ia mengatakan, harga hewan kurban, baik kambing maupun sapi, juga mengalami kenaikan. Kambing warna cokelat ukuran sedang yang biasanya dijual dengan harga Rp 2,5 juta per ekor, kini ditawarkan mencapai Rp 3,5 juta. Sedangkan sapi potong jantan dewasa juga mengalami kenaikan sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per ekor.

"Pembeli untuk sapi kurban kebanyakan mencari yang harganya antara Rp 17,5 juta hingga Rp 20 juta per ekor," katanya.

Sarwoto, pedagang sapi lainnya, asal Cepogo mengatakan, kondisi keramaian pasar meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Ia menyebut banyaknya ternak yang didasarkan atau digelar pedagang hingga luar halaman pasar.

"Harga sapi bervariasi, tergantung kualitas dan beratnya. Jika berat sapi sekitar satu ton bisa mencapai Rp 50 juta hingga Rp 70 juta per ekor," katanya.

Suwandi, pedagang kambing mengatakan, harga kambing khususnya untuk kurban mengalami kenaikan, yakni mencapai Rp 1 juta per ekor, sehingga rata-rata sekarang dijual Rp 3,5 juta per ekor. Bahkan, kambing yang memiliki warna bulu cokelat yang paling mahal dibandingkan dengan hitam dan putih, harganya terpaut sekitar Rp 100 ribu per ekor. Kambing yang banyak dicari untuk hewan kurban dengan harga Rp 1,7 juta hingga Rp 2,5 juta per ekor.

Menurut staf UPT Pasar Hewan Sunggingan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Boyolali, Sri Nugroho, kambing yang masuk Pasar Sunggingan pada hari ini sekitar 500 ekor atau meningkat 100 ekor dibandingkan dengan sepekan sebelumnya. "Kami mencatat jumlah kambing pada pekan sebelumnya rata-rata hanya 400 ekor per hari. Hari ini, puncaknya sehingga mencapai 500 ekor per hari," katanya.

Ia mengatakan, persediaan ternak untuk kurban di Boyolali rata-rata masih mencukupi kebutuhan pasar. Sedangkan pasokan hewan dari daerah sentra juga lancar.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA