Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Pesan Tersembunyi di Video Musik Taylor Swift

Selasa 29 Aug 2017 10:07 WIB

Red: Esthi Maharani

Taylor Swift

Taylor Swift

Foto: Independent

REPUBLIKA.CO.ID, Taylor Swift kembali menggebrak dunia musik dengan menayangkan video klip Look What You Made Me Do pada MTV Video Music Awards 2017, Ahad (27/8) waktu setempat. Ada banyak pesan dan sindiran Swift dalam video tersebut. Terutama terkait dengan berbagai perseteruan dengan sejumlah artis.

Dilansir dari US Magazine berikut pesan tersembunyi Taylor Swift

Batu nisan Nils Sjoberg
Video klip ini dibuka dengan Taylor Swift versi zombie di pemakaman. Salah satu batu nisan di situ dipahat dengan nama Nils Sjoberg. Nama itu merupakan nama samaran Swift saat menulis lagu This Is What You Came For untuk mantan pacarnya Calvin Harris.

Lembaran dollar
Penggemar bermata jeli pasti menyadari selembar dolar yang berada di dekat bahu Swift saat berada di dalam bathtub penuh permata. Baru-baru ini dia mendapat ganti rugi simbolis sebesar 1 dolar AS dalam persidangan melawan penyiar radio David Mueller untuk kasus pelecehan seksual.

Ular
Seekor ular menyajikan secangkir teh untuk Swift. Ular adalah simbol yang dipakai Kim Kardashian untuk menyindir Swift di Twitter dalam perseteruan mereka tahun lalu.

Kursi Et tu Brute
Singgasana yang diduduki bekas penyanyi country itu dihiasi tulisan "Et tu Brute", kalimat dari drama Julius Caesar karya William Shakespeare. Itu menjadi referensi ditusuk dari belakang oleh teman seperti yang menimpa Caesar.

Mobil emas
Swift juga tampil dengan wig mirip Katy Perry, menaiki mobil emas yang serupa dengan mobil yang dikendarai Perry dalam video klip Waking Up in Vegas.

Sindiran Grammy
Setelah mobil emas yang dikendarai Swift tabrakan, kamera memperlihatkan penyanyi Shake It Off itu memegang piala Grammy. Swift sudah mendapat 10 piala Grammy, Perry beberapa nominasi tapi belum pernah menang.

Kaos I Love T.S.
Delapan pria penari latar mengenakan crop top bertulis "I Love T.S", merujuk pada tank top yang pernah dipakai mantan pacarnya Tom Hiddleston pada pesta 4 Juli 2016. Delapan pria itu melambangkan delapan mantan pacarnya yang terkenal, Tom Hiddleston, Calvin Harris, Joe Jonas, Taylor Lautner, Harry Styles, Conor Kennedy, Jake Gyllenhaal dan John Mayer.

Perampokan bank
Swift bersama teman-temannya juga merampok bank bernama Stream Co, melambangkan perseteruannya dengan perusahaan streaming musik.

Squad U
Swift berada di ruangan penuh model seperti pabrik robot di tempat bernama Squad U, menyindir tuduhan bahwa dia merekayasa persahabatan dengan para selebritas papan atas.

Menyelipkan nama sahabat
Swift mengenakan lagi kaos "Junior Jewels" yang muncul di video klip You Belong With Me 2008. Kaos itu kini dihiasi nama-nama dari anggota gengnya, seperti Selena Gomez, Gigi Hadid, Blake Lively, Ryan Reynolds dan Patrick Stewart.

Kloning
Deretan kloningan Taylor Swift berdiri di depan pesawat yang dicoret dengan judul album terbarunya, "Reputation". Masing-masing mengenakan busana dari video klip terdahulu atau gaun dari acara-acara yang jadi buah bibir.

Salah satunya gaun perak yang dipakai Swift saat Kanye West menyela gadis yang sedang menerima penghargaan.

"I'd very much like to be excluded from this narrative," katanya, mengacu pada kalimatnya yang viral saat mengomentari perseteruannya dengan Kim Kardashian dan Kanye West.

Kloningan Swift ini juga saling mencibir dengan kalimat-kalimat yang selama ini dituduhkan kepada Swift. Mulai dari ekspresi terkejut Swift saat mendapatkan penghargaan yang sempat jadi bahan lelucon karena dia melakukannya sepanjang waktu.

"Berhenti membuat ekspresi seperti itu, sangat menyebalkan," kata Swift versi Zombie, yang ditimpali oleh Swift versi balerina dari "Shake it Off", "Iya, kamu tidak mungkin kaget terus menerus kan."

Swift versi muda yang masih tak lepas dari gitarnya juga disindir saat berusaha melerai. "Oh, berhenti berakting jadi anak baik. Kamu palsu banget," imbuh yang lain, membuat Swift menangis.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA