Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Maskot SEA Games Muncul Setelah 30 Tahun Berlalu

Rabu 16 Aug 2017 10:10 WIB

Red: Didi Purwadi

Rimau (tengah)

Rimau (tengah)

Foto: EPA/Ahmad Yusni

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara pertama kali digelar pada 1959 dengan nama SEAP (South East Asian Peninsula) Games. Namun, hingga 30 tahun berlalu, SEA Games digelar tanpa kehadiran maskot yang biasanya menjadi ikon dari sebuah perhelatan akbar.

''Meski SEA Games telah dibuka sejak 1959, namun penggunaan maskot dalam acara tersebut baru dimulai pada 1989 ketika Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi tuan rumah untuk kali keempat,'' sebut situs resmi SEA Games 2017, kualalumpur2017.com.my, Ahad (13/8).

Tuan rumah Malaysia saat itu menampilkan maskot berupa tiga kura-kura. Namun, mereka tidak memberikan nama pada maskot SEA Games 1989.

Keberadaan maskot sebenarnya sudah ada ketika Thailand terpilih sebagai tuan rumah SEA Games 1985. Thailand saat itu menghadirkan kucing Siam sebagai maskotnya. Namanya Wichien-maat.

Selang dua tahun kemudian, Indonesia tampil sebagai tuan rumah SEA Games 1987. Indonesia tidak menghadirkan maskot dalam perhelatan akbar dua tahunan tersebut.

Sejak Malaysia menghadirkan maskot 'tiga kura kura' yang tidak diberi nama tersebut, perhelatan akbar SEA Games selalu menghadirkan maskot sebagai ikon dari acara tersebut. Terakhir adalah SEA Games 2017 yang menghadirkan Rimau sebagai maskotnya.

Dilansir dari laman resmi SEA Games, maskot Rimau tersebut terinspirasi oleh keanggunan dan kekuatan Harimau Malaya. Hewan yang menjadi kebanggaan publik Malaysia itu digambarkan dalam sosok Rimau sebagai seorang atlet yang kompetitif, ramah dan juga atletis.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA