Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Ini Penjelasan Universitas Pamulang Soal Larangan Bercadar

Rabu 09 Aug 2017 14:53 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Teguh Firmansyah

Wanita bercadar.  (ilustrasi)

Wanita bercadar. (ilustrasi)

Foto: AP/Dar Yasin

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Mulai Agustus 2017 ini, Universitas Pamulang (Unpam) berlakukan aturan berbusana bagi seluruh mahasiswa Unpam. Aturan berbusana tersebut meliputi larangan berambut gondrong, larangan bercelana/rok pendek, serta larangan menggunakan cadar.

"Kalau di akademik, kalau ditutup hanya matanya saja kami sulit mengontrol. Ketika ujian, kami tidak tahu yang ujian ini laki-laki atau perempuan," ujar Rektor Universitas Pamulang, Dayat Hidayat ketika ditemui Republika.co.id di ruangannya, Rabu (9/8).

Dayat menjelaskan, Unpam tidak bermaksud merampas hak beragama seseorang. "Tanpa cadar pun seseorang tidak merasa dirampas hak beragamanya. Dengan berhijab saja, seorang muslimah sudah merasa sempurna dengan pakaian ini kan?" tuturnya.

Dayat menambahkan, kalau dirasa penggunaan cadar sudah menjadi sebuah kebutuhan, mahasiswi tersebut bisa memakai sampai pintu gerbang dan memakai kembali ketika pulang.

Jumlah mahasiswi Unpam yang menggunakan cadar memang tidak terlalu banyak. Pihak rektorat juga sudah berdialog dan memberi waktu kepada mahasiswi yang menggunakan cadar tersebut.

"Untuk mahasiswa baru ini kita sudah tegaskan, tapi kalau yang sudah masuk (mahasiswa lama) ini kan kita harus ada pendekatan dulu," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA