Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Nenek dari Australia Keliling Dunia Berkat Sendok

Selasa 01 Aug 2017 16:30 WIB

Rep: Anthony Pancia/ Red: Budi Raharjo

Deb

Deb "Spoons" Perry

Foto: ABC News

REPUBLIKA.CO.ID,Seorang nenek yang gemar musik asal Australia Barat kembali menciptakan sensasi internasional, dengan aksi bermain sendok yang unik. Kemampuan Deb "Spoons" Perry pertama kali menarik perhatian dunia pada 2012.

Saat itu ia tampil di YouTube menyanyikan lagu Black Keys, yang dengan cepat viral di jejaring sosial. Video tersebut berhasil ditonton lebih dari sejuta orang. Penampilannya kemudian disiarkan di sebuah acara televisi Ellen DeGeneres di Amerika Serikat.

Baru-baru ini ia diundang kembali ke sana untuk tampil di sebuah acara yang dipandu komedian ternama, Steve Harvey. "Saya sedang di Tasmania, saat mendapat email yang mengundang datang ke AS," kata Deb kepada ABC dari rumahnya di Augusta, Australia Barat.

"Sejujurnya, saya tidak terlalu tahu siapa Steve Harvey itu. Tapi saya Googling sedikit dan dengan cepat sadar jika ini lebih besar dari yang saya kira."

Pertunjukan dan lawakan antara Deb dan Steve terbukti menjadi hit, yang sejak itu penampilan mereka telah ditonton lebih dari tiga juta orang di seluruh dunia.

"Menjelang pertunjukan merupakan pengalaman yang luar biasa," kata Deb.

"Begitu saya naik ke atas panggung, irama musik dimulai, semuanya berbarengan. Saya bahkan membuat Steve bergoyang-goyang dengan satu set sendok. Melihat ke belakang lagi, acara itu tidak bisa lebih bagus dari itu."

Meskipun sudah menjadi penabuh drum sejak kecil, Deb mulai bermain sendok tahun 1972, saat menonton sebuah band di sebuah bar di Fremantle, Australia.

Ia mengatakan pada awalnya bermain sendok adalah cara untuk "menjaga ritme saat membesarkan ketiga anaknya".

Deb, sekarang 68 tahun, dengan cepat jatuh hati pada permainan sendok ini. Ia pun mulai mengembangkan gaya dan aksinya.

Pertarungan besar pertamanya saat ia menjadi finalis acara Australia's Got Talent di tahun 2008, sebelum klip YouTube-nya menyebar, dengan berlatar lahan pertanian serta dikelilingi kanguru.

"Saya tidak tahu apa yang dimaksud dengan 'viral', tapi semua orang mengatakan 'Video kamu menjadi viral, video kamu jadi viral', dan saya mulai mengerti apa artinya ketika saya meng-klik-nya," kata Deb.

"Ini mengantarkan saya dengan diundang tampil, semua berawal dari sana. Lumayan bagi nenek-nenek kecil dari Augusta."

Deb, yang juga gemar berselancar dan mengamati burung, menggunakan ketenarannya untuk menginspirasi anak-anak muda dalam mengembangkan minat pada musik. Ia juga ingin agar orang tua untuk tetap aktif.

"Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada menikmati irama dengan teman-teman di sebuah band, atau bahkan saat bermain sendirian," katanya.

"Saya rasa ini seperti peselancar yang bisa mendapat ombak yang tinggi. Ada getaran yang susah diungkapkan di saat yang bersamaan," ujarnya. "Saya tidak tahu mengapa, tapi itu menggetarkan saya."

Diterbitkan pada 1/08/2017 pukul 16:45 AEST. Simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini.

sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/sosok/nenek-dari-australia-keliling-dunia-berkat-sendok/8764370
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA