Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Bos Lexus: Kendaraan Teknologi Baterai tak Banyak Diterima

Jumat 29 Sep 2017 07:37 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Winda Destiana Putri

Lexus. Ilustrasi

Lexus. Ilustrasi

Foto: Carscoops

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tesla menerima 276 ribu pesanan yang luar biasa untuk Model 3 dalam waktu tiga hari setelah pembukaannya. Namun hal itu tidak menghentikan Presiden Lexus Internasional Yoshihiro Sawa. Menurutnya tidak banyak orang akan menerima kendaraan listrik dengan teknologi baterai saat ini.

Seperti dilansir dari laman Carscoops, Sawa dikabarkan membuat pernyataan mengejutkan saat berbicara dengan The Detroit Bureau menyatakan perusahaan tersebut memang menggarap teknologi kendaraan listrik. Namun, dia mengurangi komentar itu dengan mengatakan "Kami akan mengenalkan kendaraan semacam itu pada waktu yang tepat."

Keengganan perusahaan untuk merangkul kendaraan listrik agak mengejutkan karena produsen mobil tersebut menawarkan versi hibrida dari CT, ES, GS, NX, RX, dan LC. Perusahaan juga akan menawarkan versi hybrid dari LS baru dan sebelumnya menawarkan model hibrida seperti HS.

Lexus sepertinya tidak peduli dengan minimnya kendaraan listrik dan dikabarkan percaya terlambat bermain tidak akan terlalu penting jika kendaraan mereka hadir dengan teknologi yang penuh terobosan. Dalam berita terkait, laporan tersebut mengatakan bahwa pejabat terbuka untuk menambahkan beberapa crossover baru ke jajaran tersebut.

Mereka tidak akan membahas secara spesifik namun publikasi tersebut mengatakan bahwa perusahaan dapat menawarkan crossover entry-level baru untuk slot di bawah NX serta crossover besar untuk dijual bersama LX off-road.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA