Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Mobil Listrik Wajib Keluarkan Suara

Jumat 12 Jul 2019 00:25 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Gita Amanda

Ilustrasi Mobil Listrik

Ilustrasi Mobil Listrik

Foto: pixabay
Mobil hybrid harus dilengkapi perangkat yang mengeluarkan suara seperti mesin mobil

REPUBLIKA.CO.ID, MUNICH -- Saat berjalan dengan kecepatan rendah, mobil hybrid dan mobil listrik atau electric vehicle (EV) hampir tidak mengeluarkan suara sama sekali. Hal ini pun berpotensi menyebabkan kecelakaan yang melibatkan pedestrian dan orang dengan gangguan penglihatan.

Untuk meminimalisir hal itu, dilansir dari Car Advice pada Kamis (11/7), disebut bahwa seluruh mobil listrik dan hybrid harus dilengkapi dengan sumber suara. Pada tahap awal, regulasi yang mewajibkan perlengkapan yang disebut dengan Acoustic Vehicle Alert System (AVAS) itu berlaku di Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Dalam regulasi itu, ditetapkan bahwa AVAS akan menjadi perangkat yang akan mengeluarkan suara yang menyerupai suara mesin mobil konvensional. AVAS sendiri beroperasi secara otomatis saat mobil berjalan dengan kecepatan di bawah 19 kilometer per jam, baik saat berjalan maju mapun berjalan mundur.

Dengan begitu, maka pedestrian dan orang dengan gangguan penglihatan dapat lebih mudah mengidentifikasi saat terdapat mobil listrik yang tengah melintas di dekatnya.

Regulasi ini ditetapkan setelah terdapat pangajuan usulan ke parlemen Inggris. Pada 2017, dalam pengajuanya, Guide Dogs Association menyebut bahwa mobil listrik memiliki potensi 40 persen lebih besar untuk terlibat dalam kecelakaan yang melibatkan pedestrian.

Atas dasar hal inilah, mulai Juli 2021, Uni Eropa mewajibkan seluruh mobil listrik yang dijual di Uni Eropa harus dilengkapi dengan AVAS. Sebelumnya, kebijakan ini pun juga direspons dengan cepat oleh Amerika Serikat (AS).

AS sendiri rencannya akan mulai menerapkan kebijakan ini pada September 2020. Skema dan pertimbangan regulasi di AS disebut menyerupai dengan di Uni Eropa. Hanya saja, di AS, sesuai dengan regulasi National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), AVAS beroperasi secara otomatis saat mobil melaju dengan kecepatan hingga 30 kilometer per jam.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA