Minggu, 14 Ramadhan 1440 / 19 Mei 2019

Minggu, 14 Ramadhan 1440 / 19 Mei 2019

Volkswagen Investasi Mobil Listrik di AS

Rabu 16 Jan 2019 02:00 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Logo Volkswagen.

Logo Volkswagen.

Foto: EPA
VW akan menjalin kerja sama dengan Ford untuk membentuk aliansi global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Volkswagen (VW) menjadwalkan pertemuan dengan Ford untuk membentuk aliansi global. VW akan menginvestasikan 800 juta dolar AS untuk membangun kendaraan listrik baru di Tennessee, Amerika Serikat.

Dilansir Reuters, Selasa (15/1), produsen mobil asal Jerman itu mengatakan dalam sebuah pengumuman di Detroit Auto Show bahwa mereka menambah 1.000 pekerja di pabrik Chattanooga. Produksi kendaraan listrik di pabrik itu akan dimulai pada tahun 2022.

Chief Executive VW Herbert Diess mengatakan perusahaan sedang mempertimbangkan untuk membangun kendaraan mewah Audi di Amerika Serikat. Namun, belum ada keputusan yang dibuat.

Produsen mobil Jerman saat ini tengah berada di bawah tekanan dari Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan investasi mereka di Amerika Serikat.

New Avanza dan New Veloz Tampil Baru, Berikut Penyegarannya

"Investasi Tennessee adalah sinyal kepada pemerintah bahwa kami benar-benar berkomitmen untuk Amerika Serikat," kata Diess kepada wartawan di pameran mobil.

Ford dan VW mengkonfirmasi akan mengadakan konferensi bersama pada Selasa untuk memberikan pembaruan pada diskusi yang sedang berlangsung perusahaan mengenai aliansi global.

Ford dan VW telah membahas kolaborasi pada kendaraan listrik dan otonom. Keduanya menghadapi kenaikan biaya untuk mengembangkan kendaraan listrik dan otonom.

Diess mengatakan kepada wartawan bahwa VW dapat menanggung rencana elektrifikasi ambisius senilai 91 miliar dolar AS sendirian, tetapi terbuka melakukan kemitraan untuk meningkatkan skala ekonomi.

VW akan menggunakan sasis toolkit listrik modular (MEB) dalam produksi kendaraan listrik di pabrik Chattanooga. VW mendesain MEB menjadi blok bangunan dasar untuk kendaraan listrik mereka dan dimaksudkan untuk mengkonsolidasikan semua kontrol elektronik kendaraan dan mengurangi jumlah mikroprosesor.

Volkswagen sedang membangun fasilitas produksi kendaraan listrik khusus pertama di Zwickau, Jerman, memulai produksi MEB pada akhir 2019.

Perusahaan akan menambah produksi kendaraan listrik di pabrik Anting dan Foshan, di Cina pada tahun 2020, dan di kota Emden dan Hanover, Jerman pada tahun 2022.

"Kami jelas berpikir kendaraan listrik akan memainkan peran yang semakin menonjol," kata Gubernur Tennessee Bill Haslam, yang mengambil bagian dalam pengumuman itu.

Kendaraan listrik VW pertama akan diimpor dan tiba pada tahun 2020. VW Group berencana untuk berkomitmen hampir 50 miliar dolar AS (44 miliar euro) hingga 2023 untuk pengembangan dan produksi kendaraan listrik dan layanan digital.

Merek VW berencana untuk menjual 150 ribu kendaraan listrik pada 2020 di seluruh dunia, kemudian meningkatkan jumlah tersebut menjadi 1 juta unit pada tahun 2025.

Sebagai bagian dari penyelesaian kecurangan emisi diesel VW senilai lebih dari 25 miliar dolar AS , VW setuju untuk memperkenalkan tiga model kendaraan listrik baterai tambahan, termasuk e-Golf yang tersedia saat ini atau model pengganti hingga tahun 2019.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA