Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Friday, 19 Ramadhan 1440 / 24 May 2019

Porsche Mission E Listrik Ditawarkan dengan Tiga Level

Senin 15 Jan 2018 05:15 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Winda Destiana Putri

Porsche

Porsche

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mobil produksi listrik sepenuhnya yang pertama dari Porsche, Mission E, akan ditawarkan dalam tiga level daya. Sedan listrik ini akan dijual pada 2019, dan kemungkinan akan ditawarkan pada Carrera, Carrera S dan Turbo.

Menurut majalah Car, yang disadur dari laman Auto Week Rabu (3/1) melaporkan bahwa versi Carrera dasar akan disetel hingga 300 kW (402 hp), sedangkan versi Carrera S tengahnya akan menghasilkan 400 kW (536 hp). Sementara Turbo trim jangkauan-lebar, akan menghasilkan 500 kW (670 hp).

Ketiganya akan menampilkan all-wheel drive, dan akan mampu menempuh jarak sekitar 300 mil dengan biaya penuh, meski versi penggerak roda depan juga diharapkan bisa digunakan untuk debut selanjutnya dari sisa paket. Sedan Mission E akan memiliki transmisi dua kecepatan, pada dasarnya merupakan perlengkapan di dalam kota dan jalan raya.

Mobil ini diharapkan menawarkan waktu sprint 0-60 mph 3,5 detik, serta kecepatan tertinggi dibatasi 155 mph. Berbicara tentang debutnya, basis 402-hp Mission E diperkirakan memiliki harga dasar 75 ribu USD atau Rp 1 Miliar saat mulai dijual pada 2019.

Soal disain dan kemasan, versi produksi diharapkan tampil lebih kencang dengan pintu reguler, lampu depan yang lebih konvensional dan interior yang lebih lapang. Bagian interiornya tidak diharapkan jauh lebih kecil dari pada Panamera, karena powertrain listrik harus membebaskan sedikit ruang di dalamnya.

Mission E juga diharapkan dapat menampilkan banyak teknologi penggerak otonom, laporan sebelumnya menyarankan akan menawarkan otomasi Level empat, yang akan mengizinkan operasi otonom di jalan raya namun masih memerlukan pengemudi untuk mengambil alih pada saat itu juga. Tingkat fitur otonom dalam Mission E belum terungkap, namun para eksekutif Porsche telah menyebutkan bahwa mereka tidak bermaksud membuat panggung teknologi otonom menjadi pengalaman berkendara.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA