Kamis, 18 Ramadhan 1440 / 23 Mei 2019

Kamis, 18 Ramadhan 1440 / 23 Mei 2019

General Motors Kembangkan Teknologi Self-Driving

Jumat 14 Apr 2017 11:36 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Winda Destiana Putri

Self-driving car masih membutuhkan seseorang di belakang kemudi, tapi dirancang untuk mengemudi di jalanan dengan atau tanpa arahan pengemudi.

Self-driving car masih membutuhkan seseorang di belakang kemudi, tapi dirancang untuk mengemudi di jalanan dengan atau tanpa arahan pengemudi.

Foto: abc

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- General Motors akan membuka 1.100 lapangan pekerjaan di California dalam kurun waktu lima tahun untuk unit Cruise Automation. Pembuat mobil terbesar di Amerika Serikat (AS) tersebut menginvestasikan 14 juta dolar AS untuk membangun fasilitas penilitan dan pengembangan di San Fransisco.

General Mototrs mengakuisisi Cruise Automation senilai 1 miliar dolarn AS pada Maret 2016 sebagai upaua untuk membangun kendaraan dengan teknologi self-driving. "Menjalankan program kendaraan autonomous sebagai startaup memberikan kecepatan bagi kami untuk terus berada di garis depan pengembangan teknologi, dan aplikasi pasar ini," ujar Chief Executive General Motors Mary Barra dilansir Reuters, Jumat (14/4).

General Mototrs saat ini sedang menguji lebih dari 50 kendaraan Chevrolet Bolt Electric dengan teknologi self-driving di San Fransisco. Ketika General Motors mengakuisisi Cruise Automation, mereka telah berupaya mengembangkan perangkat lunak dan perangkat keras dengan teknologi ride-sharing. Teknologi ini memungkinkan kendaraan tersebut berjalan sendiri tanpa kemudi. Sejumlah perusahaan otomotif tradisional telah melakukan investasi besar untuk mengembangkan teknologi ride-sharing tersebut.

Pemerintah daerah California sedang gencar menarik perusahaan untuk berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan self-driving. General Motors telah memiliki 485 karyawan pada 2016 lalu di California, dan akan bertambah mencapai 1.640 hingga 2021. "Investasi General Motors adalah bukti bahwa California memimpin dalam perancangan, dan pengembangan kendaraan autonomous," ujar Direktur Bisnis dan Pengembangan Ekonomi California Panorea Avdis.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA