Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

IIMS 2014 Jendela Otomotif Tanah Air

Jumat 19 Sep 2014 06:06 WIB

Rep: Agus Raharjo/ Red: Yudha Manggala P Putra

Pengunjung melihat-lihat mobil berbagai merek yang dipajang pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (18/9). (Prayogi/Republika)

Pengunjung melihat-lihat mobil berbagai merek yang dipajang pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (18/9). (Prayogi/Republika)

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hajatan otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) kembali digelar untuk ke-22 kalinya dan dibuka secara resmi Kamis (18/9). Pameran tahunan ini akan berlangsung selama 10 hari di JIExpo Kemayoran, Jakarta mulai 18 September hingga 28 September 2014. 

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Sudirman MR mengibaratkan IIMS 2014 sebagai sebuah jendela. Masyarakat bisa melihat perkembangan industri otomotif di tanah air melalui gelaran ini. Tidak hanya untuk mata lokal, juga publik internasional.   

"IIMS tidak hanya ditujukan kepada publik domestik tapi juga menjadi barometer tren industri otomotif Indonesia di mata dunia," ujar Sudirman saat pembukaan IIMS 2014 di Kemayoran, Jakarta.  

Pandangan senada diungkapkan Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi. Ia memprediksi IIMS bakal menjadi barometer penting dalam 10 tahun ke depan. Tidak hanya dalam forum otomotif regional namun juga dunia.

"IIMS penting karena di sini kita akan bersaing dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri," kata Luthfi di Kemayoran Jakarta, Kamis (19/9).

Menurut Luthfi  industri otomotif nasional terus menunjukkan tren positif. Sektor barang jadi maupun setengah jadi dalam industri ini sudah mencatatkan nilai ekspor surplus sejak tahun 2012 lalu. Diprediksinya, tahun ini surplus ekspor produk otomotif dari Indonesia menembus 2,5 miliar dolar AS.

“Tahun ini prediksinya 4,5 miliar (dolar AS) ekspornya, meskipun impornya 2 miliar dolar, jadi nett untuk industri otomotif surplus 2,5 miliar (dolar AS),” kata dia.

Menurut Luthfi keberhasilan industri otomotif menarik investasi di Indonesia tidak lepas dari pameran seperti IIMS. Ajang ini membuka mata dunia kalau Indonesia termasuk negara potensial untuk industri bidang ini.

Tahun ini IIMS, mengusung tema "Smart and Safe Mobility" dan diikuti sebanyak 36 merek kendaraan. Di antaranya terdapat 29 merek kendaraan penumpang dan 7 merek kendaraan komersial. Ratusan perusahaan dari industri pendukung juga dipastikan ikut meramaikannya.

Tidak hanya memamerkan mobil-mobil terbaru, IIMS 2014 juga bakal kembali dijejali berbagai macam promo dan hiburan.

Baca informasi terbaru lain seputar IIMS 2014 di sini

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA