Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Dua Tahun Lagi, Mobil Terbang Dirilis ke Pasar

Senin 21 Oct 2013 15:44 WIB

Red: Agung Sasongko

Mobil terbang produksi Terrafugia Transition.

Mobil terbang produksi Terrafugia Transition.

Foto: Terrafugia-dailymail

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--Lelah karena kemacetan lalu lintas berjam-jam? Perusahaan teknologi asal AS Teraffugia punya solusinya.

Mereka, dalam dua tahun ke depan, bakal memproduksi pesawat terbang yang bisa operasikan di jalan raya. Ini karena, pesawat produksi Terafuggia memiliki sayap yang dapat dilipat dan bermesin besar.

"Manfaat potensial bagi kemanusiaan dari mobil terbang yang praktis ini sangat besar," ujar CEO Terrafugia Carl Dietrich seperti dilansir voanews.com, Senin (21/10).

Dietrich mengungkap dampak global dari moda transportasi udara yang personal, praktis dan dipasarkan secara luas ini telah diperkirakan oleh lembaga nirlaba CAFE Foundation pada kisaran US$800 miliar per tahun. NASA telah memperkirakannya pada $1 triliun per tahun. "Saya percaya mustahil untuk mengukur manfaatnya bagi kemanusiaan," kata dia.

Transition, kat dia, yang perlu waktu lebih lama untuk dikembangkan dibandingkan TF-X yang lebih konseptual. Selain itu, perkiraan biaya hanya menelan $300.000.

Trafuggia mengaku telah menerima pesanan awal 100 unit tahun ini. Mobil tersebut menggunakan mesin yang sama untuk di jalanan ataupun di udara, dan bisa memakai bensin dibandingkan bahan bakar pesawat yang jauh lebih mahal. Pada saat tanki penuh, perusahaan tersebut mengatakan pesawat dapat menempuh jarak sekitar 800 kilometer.

Seperti halnya kendaraan konvensional, para pemilik kendaraan ini harus memiliki surat izin mengemudi mobil sekaligus sertifikasi pilot untuk mengendarai Transition. Terrafugia juga menjamin Transition harus memenuhi standar-standar keselamatan kendaraan bermotor federal dari Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional sebagai bagian dari proses sertifikasi kendaraan bermotor.

Uji coba kendaraan baru-baru ini menunjukkan pesawat itu dapat berhenti dari kecepatan 120 kilometer per jam dalam jarak hanya 34 meter.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA