Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Pembetot Bass U2 Beterima Kasih kepada Eric Clapton

Rabu 28 Jun 2017 06:15 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Nidia Zuraya

U2

U2

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK – Basis Band Rock asal Irlandia, U2, Adam Clayton mengucapkan terima kasih pada sejumlah musisi yang dia nilai menjadi inspirasinya dalam proses penyembuhan dari kecanduan alkohol pada sambutan di konser MusiCares Benefit, New York, Selasa (27/6).

Dia pun menyebut nama-nama besar musisi dari rekan bannya sendiri hingga Pete Townshend dan Eric Clapton. "Saya dipenuhi dengan rasa takut dan tidak dapat secara objektif memahami apa yang sedang terjadi atau melihat bagaimana sifat negatif ini menahan saya," kata Clayton seperti dilansir Rollingstones.com.

Setelah sampai di panggung, Clayton berkelakar jika dia tidak terbiasa mencapai apapun atas dirinya sendiri. Dia pun mengakui perjalanannya melawan ketergantungan terhadap alkohol.

"Saya pecandu alkohol, namun dalam beberapa hal penyakit yang menghancurkan inilah yang mendorong saya menuju kehidupan yang indah ini. Pada titik tertentu saya harus meninggalkannya (alkohol) dan memaksimalkan potensi yang saya miliki," kata dia.

Clayton mengungkapkan bahwa dia sebelumnya tidak pernah berpikir bisa berada di sebuah band besar tanpa minum alkohol. Minum-minuman sendiri menurut Clayton kerap menjadi budaya sendiri yang melekat pada personil band.

Namun hal itu berubah usai Clayton berbicara dengan gitaris legendaris, Eric Clapton. Clayton mengungkapkan, pelantun lagu ‘Tears in Heaven’ itu adalah yang pertama kali menyuruhnya mencari pertolongan.

Eric Clapton pernah menjalani rehabilitasi di masa mudanya karena ketergantungan kokain. "Dia (Eric Clapton) tidak menguasainya. Dia mengatakan kepada saya bahwa saya perlu mengubah hidup saya dan bahwa saya tidak akan menyesalinya," ujar Clayton yang akhirnya memilih untuk menjalani rehanilitasi alkohol.

Selain itu, Clayton juga menggambarkan bagaimana Gitaris band legendaris The Who, Pete Townshend juga mengunjunginya di rehabilitasi. Tak lupa, Clayton pun sangat berterima kasih pada rekan-rekannya di band U2.

"Kami memiliki perjanjian satu sama lain. Di band kami, tidak ada yang akan menjadi korban. Kita semua pulang, atau tak satu pun dari kita pulang ke rumah. Tidak ada yang tertinggal. Terima kasih telah menghormati janji itu, dan membiarkanku berada di bandmu," kata Clayton pada Bono, Edge dan Larry Mullen, personel U2.

"Saya beruntung karena saya memiliki tiga teman yang bisa melihat apa yang sedang terjadi dan siapa yang cukup mencintaiku untuk mengatasi kekurangan saya. Bono, the Edge, dan Larry (Mullen) benar-benar mendukung saya sebelum dan sesudah saya memasuki pemulihan, dan saya tanpa syarat berterima kasih atas persahabatan, pengertian, dan dukungan mereka," ujar Clayton menambahkan.

Pada kesempatan itu, Clayton merasa terhormat dengan Stevie Ray Vaughan Award atas karyanya untuk amal tersebut. Acara amal itu membantu musisi untuk menjalani pemulihan dari berbagai kecanduan.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA