Kamis 15 Jun 2017 01:13 WIB

Kota Pariaman Budayakan Hafal Alquran Siswa SD

Red: Agus Yulianto
Sejumlah anak-anak tengah muroja'ah (mengulang hafalan) alquran dibimbing oleh seorang guru di masjid Nabawi.
Foto: Republika/ Amin Madani
Sejumlah anak-anak tengah muroja'ah (mengulang hafalan) alquran dibimbing oleh seorang guru di masjid Nabawi.

REPUBLIKA.CO.ID,  PARIAMAN -- Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat membudayakan hafal Al Quran kepada generasi muda kota itu melalui lomba tahfiz tingkat sekolah dasar (SD). "Kita ingin semua generasi muda Kota Pariaman menjadi hafiz Alquran," kata Kepala Seksi Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Pemuda setempat, Yurnal, Rabu (14/6).

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata dia, selain menjalankan program maghrib mengaji pihaknya juga menyelenggarakan lomba tahfiz agar muncul minat generasi muda untuk membaca dan menghafal Alquran. "Diharapkan dengan adanya kegiatan ini maka generasi muda berlomba-lomba menghafal Al Quran," ujarnya.

Ia menyatakan, lomba tersebut baru pertama kali diselenggarakan dan ke depan akan lebih dikembangkan lagi seperti menambah jumlah peserta. Peserta pada lomba kali ini yaitu sebanyak 78 orang atau masing-masing SD dan Madrasah Ibtidaiyah di kota itu mengirimkan satu utusanya.

Pemenang akan mendapatkan tropi serta uang tunai senilai Rp 500 ribu untuk juara I, Rp 400 ribu untuk juara II, dan Rp 300 ribu untuk juara III. Selain bertujuan membudayakan hafal Alquran pihaknya juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran ke-37 tingkat provinsi yang akan diselenggarakan pada tahun ini yang mana kota itu menjadi tuan rumah.

"Karena itu lomba tahfiz ini kita masukkan ke dalam materi pada Pesantren Ramadhan yang berlangsung sejak 9 Juni lalu," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang peserta asal SD Negeri 01 Balai Naras, Raqil Pernanda (11 tahun) mengatakan, dirinya senang mengikuti lomba tersebut karena apa yang dihafal selama ini dapat tersalurkan. Ia menerangkan, hafalan ayat suci yang ia sampaikan yaitu Al-Maun dan Al-Alaq yang dihafalnya usai shalat Maghrib.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement