Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

10 Desa di Barito Selatan Belum Teraliri Listrik

Selasa 30 May 2017 15:32 WIB

Red: Ilham

Seorang anak belajar tanpa listrik (ilustrasi).

Seorang anak belajar tanpa listrik (ilustrasi).

Foto: Antara/Mohamad Hamzah

REPUBLIKA.CO.ID, BUNTOK -- Sebanyak 10 desa yang berada di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, hingga saat ini masih belum mendapatkan aliran listrik. "Berdasarkan data per Desember 2016, masih ada 10 desa belum dialiri listrik," kata Kasubag SDM dan Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah Barsel, Hugo Y. Nathanael di Buntok, Selasa (30/5).

10 desa yang belum berlistrik yakni Desa Tabatan, Selat Baru, Teluk Sampudau, Lehai, Sungai Jaya, Majundre, Maruga, Tamparak Layung, Muara Ripung, dan Desa Sei Paken. "Berdasarkan informasi, dua desa yakni Sei Paken dan Tamparak Layung, jaringan listriknya sudah terpasang, dan kemungkinan listriknya bisa menyala di dua desa dalam waktu dekat ini," kata dia.

Menurut dia, karena kewenangan tenaga kelistrikan sudah dilimpahkan ke pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten hanya memiliki wewenang membuat perencanaannya saja. "Kita hanya membuat perencanaannya, dan yang menentukan apakah dibangun atau tidaknya jaringan listrik pada suatu desa tersebut merupakan kewenangan Gubernur," ujarnya.

Hugo mengatakan, pembangunan listrik untuk desa yang terisolir diusulkan ke Dinas Pertambangan dan Energi Kalteng. Pembangunan listriknya bisa menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). "Listrik yang dibangun untuk desa terisolir itu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat," kata dia.

Kalau ingin mengusulkan pembangunan jaringan, akan diteruskan pihak provinsi kepada pihak PLN, yang sekarang melalui unit pelaksana proyek Kalimantan Tengah.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA