Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Buffon: Juventus Catatkan Sejarah yang tidak Terhapuskan

Senin 22 May 2017 03:09 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Bayu Hermawan

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon

Foto: AP Photo/Luca Bruno

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Usai memastikan gelar keenam bagi timnya kapten sekaligus penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon mengatakan bahwa timnya telah mencatatkan sejarah dengan memenangkan kompetisi secara beruntun. Ia menilai bahwa tidak memikirkan gelar Ballon d'Or.

Signora Omicidi menobatkan diri sebagai raja di pentas Serie A. Hal tersebut terjadi setelah Juve memastikan gelar scudetto musim 2016/17 ini usai mengalahkan Crotone 3-0 di J-Stadium, Ahad (21/5). Bagi Si Nyonya Tua, ini adalah kesuksesan mereka enam musim beruntun meraih Serie A. Hanya Juve yang mampu melakukannya sepanjang sejarah Serie A.

Meski kompetisi Liga Italia belum berakhir namun tambahan tiga angka membuat Bianconeri kini mengumpulkan nilai 88 unggul empat angka dari posisi kedua AS Roma.

Sementara laga terakhir tim asuhan Massimiano Allegri musim ini melawan Bologna pekan depan tak akan memengaruhi posisi mereka di puncak klasemen. Kemenangan ini sekaligus menggaransi scudetti keenam Juventus secara berturut-turut, serta trofi kedua musim ini. Tengah pekan ini, Bianconeri sebelumnya sudah meraih gelar Coppa Italia setelah mengalahkan Lazio di final.

"Gelar keenam secara berturut-turut adalah sesuatu yang signifikan," ucap Buffon kepada Mediaset dilansir Football Italia, Senin (22/5).

Juventus pun menjadi satu-satunya tim Italia yang berhasil memenangkan scudetto secara berturut-turut. "Kami telah menulis halaman yang tak terbaca dalam sejarah panjang sepak bola. Ini bagus untuk selalu bekerja sebaik mungkin dan menang selam enam tahun," sambungnya.

Tak hanya itu, Juve diprediksi bisa menyabet trebel winners musim ini andai mereka mampu mengalahkan Real Madrid pada partai final Liga Champions melawan Real Madrid yang diadakan di Cardiff, Wales 3 Juni mendatang.

Terkait hal itu, Buffon ditanya oleh para media apakah dirinya akan menjadi pesaing dalam perebutan Ballon'd Or bersama Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Neymar.

"Ya, itu pun jika saya pantas mendapatkanya, karena hal itu sangat menyenangkan. Tapi saat ini saya tidak ingin hadiah apapun dan hanya terfokus pada laga nanti melawan Madrid," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA