Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Luncurkan ORBIT, Bekraf Beri Pengembangan Kapasitas 20 Desainer

Kamis 18 May 2017 12:49 WIB

Red: Hazliansyah

Triawan Munaf

Triawan Munaf

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meluncurkan program ORBIT Seleksi Desainer Indonesia sebagai salah satu upaya menumbuh kembangkan desainer muda Indonesia bertalenta secara maksimal. ORBIT Seleksi Desainer Indonesia akan memberikan program pengembangan kapasitas secara berkelanjutan kepada desainer sehingga dapat berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui profesinya.

"Ini merupakan upaya kami mempercepat desainer yang bertalenta untuk masuk dalam orbitnya. Seperti sebuah satelit, ia belum berfungsi sampai diluncurkan. Nah ibaratnya para desainer ini sudah ada dan kita orbitkan supaya bisa langsung berkontribusi," ujar Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam peluncuran ORBIT Seleksi Desainer Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dari seluruh peserta yang mendaftar dalam program ORBIT, akan dipilih 20 orang yang telah diseleksi oleh para kurator. Nantinya ke-20 desainer itu akan diberikan pendampingan dan pelatihan mentor yang berkompeten sesuai dengan bidang profesi masing-masing.

Adapun tahapannya adalah tahap I bulan Juli pekan ke-4, nominator desain terpilih akan diundang ke Jakarta untuk melakukan presentasi dan wawancara di hadapan tim kurator. Peserta diwajibkan membawa maket atau purwarupa.

Tahap II pada Agustus pekan ke-1, penetapan 20 desainer terpilih oleh tim kurator diumumkan dan akan langsung menjalani program inkubasi dengan tujuan pelatihan dan penyempurnaan maket/dummy/mock up/purwarupa yang mereka buat.

Kemudian tahap III akan dilangsungkan pada Agustus pekan ke-2. Para desainer terpilih berhak atas program pengembangan kapasitas di dalam dan luar negeri serta akan dilibatkan pada program-program Bekraf terkait lainnya.

Ruang lingkup program Orbit meliputi seluruh bidang desain. Yaitu arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain fashion, desain tata cahaya, desainer produk, desain tekstil, kriya dan lanskap.

"Ini bukanlah perlombaan. Kita mencari 20 desainer yang bisa memberi pengaruh. Karena bentuk apresiasi kita juga bukan plakat, tapi capacity building yang berkesinambungan, fasilitas haki, pameran di dalam dan luar negeri serta melibatkan mereka dalam program-program Bekraf," kata Triawan Munaf.

Sebelumnya program Orbit Seleksi Desain Indonesia sudah disosialisasikan di tiga kota kreatif. Yaitu Bali, Bandung dan Yogyakarta.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA