Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Edy Rahmayadi Ingatkan Persija Agar tak Berbohong

Rabu 10 May 2017 18:18 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Israr Itah

Rezaldi Hehanusa (kanan)

Rezaldi Hehanusa (kanan)

Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSSI akan memberikan teguran keras kepada Persija Jakarta. Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengatakan, tak sepatutnya kesebelasan Macan Kemayoran berbohong atas kondisi pemainnya terkait kebutuhan penggawa timnas Indonesia.

Edy mengatakan, kesebelasan manapun di Tanah Air tak ada yang boleh menghalangi para pemainnya jika dipanggil oleh pelatih Luis Milla Aspas. Apalagi, kata dia, jika ketahuan berbohong PSSI tak akan segan memberikan peringatan keras. Lebih jauh, PSSI akan menghentikan pemberian bantuan dana terhadap kesebelasan tersebut selama Liga 1.

"Suruh dia keluar dari Indonesia. Gampang saja itu," kata Edy kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/5).

Sebelumnya pemain bertahan Persija Rezaldi Hehanusa diundang oleh Milla bergabung mengikuti pemusatan latihan timnas yang keenam kalinya.  Akan tetapi, saat latihan timnas kembali dimulai pada Ahad (7/5), pemain kelahiran 1995 tersebut, memilih absen.

Milla, menyampaikan, Persija memberi kabar Rezaldi menderita cedera otot paha. Cedera tersebut didapat usai Macan Kemayoran dikalahkan PS TNI 1-2 pada laga pekan ke-3 Liga 1, pekan lalu. Milla, terpaksa memanggil pemain pengganti Rezaldi, yaitu bek Mitra Kukar Septian David Maulana.

Namun, meski dalam kondisi cedera, Rezaldi kedapatan mengikuti latihan bersama Persija. Bahkan, Rezaldi ikut dalam rombongan Macan Kemayoran untuk laga tandang melawan Persela Lamongan pada pekan kelima Liga 1, Ahad (7/5). Tecco bahkan memainkan bek muda tersebut, sepanjang pertandingan penuh tanpa ada keluhan cedera.

Menurut Edy tak boleh ada satu pun klub nasional yang menolak pemainnya dipanggil timnas. Dia mengatakan, PSSI saat ini punya komitmen jelas terhadap klub nasional yang siap membantu timnas. Kata dia, PSSI akan menalangi gaji pemain dari setiap klub yang dipanggil memperkuat timnas. 

Selain itu, di Liga 1 sendiri, PSSI bersama PT LIB memberikan dana subsidi sebasar Rp 7,5 miliar bagi semua kesebelasan tanpa terkecuali. "Mereka tidak akan rugi jika pemainnya diminta bermain untuk timnas," ujar dia. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA