Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Ibnu Abbas Berdakwah kepada Kaum Khawarij

Senin 08 May 2017 19:41 WIB

Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Agung Sasongko

Dakwah

Dakwah

Foto: Dok. Republika

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Tidak seperti, misalnya, Ali bin Abi Thalib dan Zaid bin Haritsah yang menghabiskan waktu relatif cukup lama dengan Rasulullah, Abdullah bin Abbas baru menginjak usia 13 tahun ketika sosok yang amat dicintainya itu berpulang ke rahmatullah.

Betapa sedih hati para sahabat, termasuk Ibnu Abbas sendiri, begitu mendapati kabar meninggalnya Rasulullah. Namun, duka tidak lantas menggerus diri Ibnu Abbas berlama-lama. Setelah lewat masa bela sungkawa, ia berinisiatif menjaga majelis ilmu Rasulullah, khususnya di antara sesama pemuda Muslim.

Untuk itu, ia mengajak teman-teman sebayanya untuk belajar kepada sahabat-sahabat senior Rasulullah . Belajar mengenai banyak hal, mulai dari agama Islam, sunah Nabi , hingga sejarah dan adab. Ajakan Ibnu Abbas ini ditanggapi beragam oleh rekan-rekan sebayanya. Dari penerimaan hingga penolakan. Namun, Ibnu Abbas tak mudah menyerah. Ia terus mendatangi sejumlah sahabat senior.

Begitu sabarnya Abdullah bin Abbas menunggu para sahabat pulang ke kediamannya masing-masing setelah larut dalam pekerjaan atau berdakwah seharian. Sekalipun para sahabat senior itu sedang berisitirahat, Ibnu Abbas tetap menantinya di muka rumah mereka.

Dalam masa kekhalifahan Utsman bin Affan, Abdullah bin Abbas bergabung dengan pasukan Muslimin yang melakukan ekspedisi ke Afrika Utara. Selain terlibat dalam pertempuran membebaskan Mesir, ia juga berdakwah kepada penduduk setempat di sana.

Hal itu berlanjut dalam masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib. Suatu saat, Abdullah bin Abbas mengajukan permohonan kepada sang khalifah agar dirinya diperbolehkan menemui dan berdakwah kepada kaum Khawarij. Ali bin Abi Thalib menyetujuinya.

Maka, dengan berdialog dan diskusi panjang lebar, Ibnu Abbas mampu membimbing sekitar 12 ribu dari total 16 ribu orang Khawarij untuk bertaubat. Mereka bersedia kembali kepada ajaran Islam yang benar.

Abdullah bin Abbas wafat di Thaif, pada 68 Hijriyah dalam usia 71 tahun. Dalam mengenang sosok pejuang sekaligus pembelajar Muslim tangguh ini, Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Hari ini, telah wafat ulama umat Islam. Semoga Allah berkenan memberikan pengganti Abdullah bin Abbas (di generasi setelahnya).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA