Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Gerindra Minta Jabatan Gubernur tak Dimanfaatkan Sebagai Batu Loncatan

Kamis 04 May 2017 17:51 WIB

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Angga Indrawan

 Ekspresi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) saat menghadiri Puncak Acara Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-19 di Jakarta, Ahad (30/4).

Ekspresi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) saat menghadiri Puncak Acara Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-19 di Jakarta, Ahad (30/4).

Foto: Republika/Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria berharap gubernur dan wakil gubernur DKI terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno amanah memimpin Ibu Kota selama lima tahun. Dia meminta jabatan sebagai gubernur atau wakil gubernur tak dimanfaatkan sebagai batu loncatan.

"Jabatan gubernur dan wakil gubernur ini jangan jadikan batu loncatan jadi presiden atau wakil presiden. Laksanakan amanah, tunaikan secara baik," kata dia kepada Republika, Kamis (4/5).

Riza mengatakan, gubernur dan wakil gubernur disumpah untuk menjabat selama lima tahun. Fenomena majunya Joko Widodo menjadi calon presiden 2014 ketika belum genap dua tahun menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta menjadikan masyarakat meminta komitmen gubernur DKI terpilih.

Menurut Riza, bukan berarti gubernur tak boleh mencalonkan sebagai presiden atau wakil presiden. Tetapi, kata dia, akan lebih baik jika menjalankan amanat selama lima tahun untuk menuntaskan janjinya. "Selesaikan tanggung jawabnya, kalau baik nanti masyarakat yang minta," katanya.

Wakil Ketua Komisi II DPR ini enggan berandai-andai terkait kemungkinan Anies atau Sandi ditarik menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto. Terlalu dini bicara mengenai pilpres 2019. Namun, menurutnya, Anies-Sandi dinilai masih perlu membuktikan kinerjanya untuk DKI.

"Terlalu pagi kalau bicara wapres hari ini. Wakilnya kita serahkan ke Pak Prabowo dan partai nanti," ujar dia.

Sebelumnya, antan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais tak ingin Anies Baswedan ataupun Sandiaga Uno maju di pilpres 2019. Amien menegaskan akan menolak hal itu meski Anies atau Sandi digandeng Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden.

"Saya akan tolak juga itu. Tapi insya Allah duet ini lima tahun ke depan bagus," kata dia di kantor DPP PAN di Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/5) malam.

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA