Saturday, 6 Rajab 1444 / 28 January 2023

Pamela Anderson Tulis Puisi 'Aneh' Terkait Julian Assange

Rabu 26 Apr 2017 13:37 WIB

Rep: Adysha Citra R/ Red: Indira Rezkisari

Pamela Anderson

Pamela Anderson

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, Aktris Pamela Anderson menulis sebuah puisi panjang mengenai hubungan Amerika Serikat dan Inggirs dalam situs miliknya. Yang cukup menjadi sorotan, Pamela memberikan masukan terkait hubungan Amerika Serikat dan Inggris berdasarkan hubungannya dengan pendiri Wikileaks Julian Assange.

Puisi panjang yang dinilai cukup 'aneh' itu dimuat Pamela pada Senin ĺalu. Puisi tersebut dibuka dengan pandangan Pamela terhadap hubungan Presiden AS Donald Trump dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May. Pamela bahkan menyebut bahwa Prancis dapat ikut melakukan hubungan tiga pihak bersama Amerika Serikat dan Inggris.

"Ini merupakan pergulatan romantis," tulis Pamela seperti dilansir Fox News.

Dalam puisinya, Pamela juga menuliskan bahwa urusan yang dibawa AS dan Inggris ke dalam hubungan mereka merupakan hukum kerahasiaan yang buruk. Pamela juga menambahkan, hubungan tersebut membuat Julian tertahan secara ilegal.

"Membenci transparansi dan mengebom negara-negara," tambah Pamela.

Pamela juga menuduh bahwa Amerika Serikat memata-matai Inggris dengan cara menyadap email serta pembicaraan telepon. Pamela meminta Amerika berhenti melakukan hal tersebut.

"Berhenti menyalahgunakan spionase dan hukum kerahasiaan," tegas Pamela.

Terlepas dari puisi panjang yang ditulis Pamela terkait hubungan Amerika Serikat dan Inggris. Fakta bahwa Pamela membawa nama Julian cukup menyita perhatian. Alasannya, Pamela diisukan menjalin hubungan dekat dengan Julian dan puisi tersebut seakan memanaskan isu hubungan keduanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA