Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Majapahit Travel Fair, Usung Tema Adventure Tourism

Kamis 06 Apr 2017 19:06 WIB

Red: Winda Destiana Putri

Jumpa pers penyelenggaraan MTF 2017 di Gedung Sapta Pesona, Kamis (6/4).

Jumpa pers penyelenggaraan MTF 2017 di Gedung Sapta Pesona, Kamis (6/4).

Foto: Republika/Winda Destiana Putri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Demi menarik kunjungan wisatawan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali menggelar Majapahit Travel Fair (MTF) 2017. Pada penyelenggaraan ke-18 ini, MTF mengusung tema Adventure Tourism.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Jarianto mengatakan, MTF 2017 menjadi ajang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik macanegara maupun domestik. Selain itu, menciptakan peluang bisnis, juga menjadi sarana mempromosikan pariwisata Jatim dan daerah lain di Indonesia. "Pada penyelenggaraan MTF kali ini kita mengangkat tema Adventure Tourism untuk meningkatkan minat generasi muda serta pecinta wisata petualangan untuk mengeksplorasi kekayaan alam Jatim," kata dia dalam jumpa pers Majapahit Travel Fair 2017 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Kamis (6/4).

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengapresiasi MTF 2017 yang sudah memasuki tahun ke-18 itu. Setiap tahunnya, kata dia, menghasilkan total transaksi yang terus merangkak naik. "Setiap tahun jumlah buyers yang datang ke MTF terus meningkat, begitu pula dengan nilai transaksi yang dihasilkan," kata dia menambahkan.

Dijelaskan lebih lanjut, hal ini menandakan paket-paket wisata yang ditawarkan para seller menarik dan banyak diminati buyers. "Hal itu bisa meningkatkan inbound ke Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan ini juga bagian dari strategi BAS (Branding, Advertising, dan Selling).

MTF 2017 akan digelar di Grand City Convex Surabaya, 13-16 April 2017. Kegiatan ini ditargetkan diikuti oleh 120 buyers potensial dari 16 negara yang diharapkan mampu menghasilkan total transaksi sebesar Rp 56 miliar.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA