Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Pelaku Bank Syariah Minta Sukuk Berputar di Perbankan Syariah

Selasa 04 Apr 2017 03:32 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Budi Raharjo

Sukuk Ritel

Sukuk Ritel

Foto: .

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Guna mendorong industri keuangan syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan forum CEO SIKOMPAK (Sinergi, Komunikasi, Pemasaran, dan Pengembangan Keuangan) Syariah. Dalam acara tersebut, para pelaku usaha keuangan Syariah memberikan masukan dan pandangan mengenai ekonomi syariah.

Dalam forum tersebut Direktur Syariah Bank Permata Achmad K Permana yang merupakan Sekretaris Jenderal Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mengatakan saat ini penerbitan sukuk bukan menambah likuiditas di bank syariah, malah mengurangi likuiditas bank syariah. Sebab, dana yang didapatkan pemerintah dari penerbitan sukuk malah masuk ke bank konvensional.

"Sukuk yang dikeluarkan pemerintah tidak ada efeknya kepada bank syariah bahkan menguras likuiditas bank syariah," kata Permana menyampaikan hal tersebut pada Dewan Komisioner OJK di forum CEO SIKOMPAK di Jakarta, Senin (3/4).

Kemudian, isu kedua di bank Syariah yakni mengenai  rate bagi hasil di bank syariah pada deposito mudharabah masih sama dengan konvensional. Ia meminta rate bagi hasil harus Dibedakan antara syariah dengan konvensional. Dengan demikian pajaknya juga dapat disesuaikan dengan kondisi imbal hasil bank saat itu.

"Konsep itu yang bisa digarap bank syariah asal ada kebijakan yang sangat beralasan. Kenapa tax deposito bank syariah lebih rendah dari bank konvensional karena struktur bagi hasil tidak bisa fix seperti konvensional, tergantung income dari perbankan syariah,"tutur Permana.

Direktur Utama Bank Panin Syariah, Deny Hendrawati berpendapat sama. Ia menekankan keinginan agar sukuk dapat menjadi sesuatu yang bisa diberdayakan pada industri keuangan syariah.

"Kami berkeinginan dana itu bisa berputar di bank syariah. Tahun ini katanya akan dicoba, ada Sukuk project Rp 17 triliun yang bisa digulirkan ke syariah sebagai landasan antara soal koordinasi,"ujar Deny

Selain itu, menurut Deny, yang harus terus dikaji dalam forum ini yang harus digarisbawahi adalah keunikan dari sisi aset dan liabilitas bank syariah. Sebab, dari segi infrastruktur, akan menjadi salah satu yang terus dikembangkan oleh bank syariah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA