Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Chelsea Ditaklukkan Crystal Palace di Stamford Bridge

Sabtu 01 Apr 2017 23:01 WIB

Red: Israr Itah

Penyerang Crystal Palace Wilfried Zaha (kanan) melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Chelsea.

Penyerang Crystal Palace Wilfried Zaha (kanan) melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Chelsea.

Foto: AP Photo/Alastair Grant

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea akhirnya tersandung setelah melewati 10 laga kandang di Liga Primer Inggris dengan kemenangan. The Blues takluk 1-2 dari Crystal Palace dalam laga derby London di Stamford Bridge, Sabtu (1/4). Chelsea terakhir kali kalah 1-2 saat menjamu Liverpool pada pertengahan September tahun lalu.

Hasil ini memang tak menggoyahkan tim asuhan Antonio Conte di puncak klasemen dengan nilai 69. Tapi, keunggulan Chelsea dari posisi kedua Tottenham Hotspur tereduksi menjadi tujuh angka. Pada saat yang sama, Spurs menaklukkan Burnley 2-0.

Bagi Palace, kemenangan ini amat berharga untuk lepas dari jeratan degradasi. Palace naik ke posisi 15 dengan nilai 31 dan menjaga keunggulan empat angka dari Hull City di batas teratas zona degradasi.

Sejak awal Chelsea sudah mengambil inisiatif serangan dan mendominasi laga. Pertandingan baru berjalan lima menit, Cesc Fabregas sudah membuka skor untuk Chelsea.

Berawal dari akselerasi Eden Hazard di sisi kiri, winger timnas Belgia itu kemudian melepas bola ke depan gawang. Fabregas yang masuk dari lini kedua hanya perlu mengubah arah untuk menaklukkan kiper Wayne Hennessey.

Tapi Palace langsung membalas empat menit berselang. Lewat satu serangan yang tak terlihat berbahaya, Christian Benteke mengoper bola kepada Wilfried Zaha yang membuat gerakan memotong ke dalam kotak penalti.

Zaha ditempel dua pemain Chelsea, tapi tendangan spekulasi menyilang menyusur rumput membuat bola lewat dari kaki-kaki bek Chelsea dan tak dapat dihentikan Thibaut Courtois.

Dua menit berselang, Palace unggul lewat serangan balik cepat. Kali ini Zaha yang menjadi kreator. Ia membuka ruang bagi Benteke dengan bergerak ke kiri. Saat mendapatkan bola, Zaha dengan cermat mengoperkannya ke arah Benteke yang lepas dari kawalan bek Chelsea. Tinggal berhadapan dengan Courtois, ia hanya mencungkil bola ke gawang untuk membawa timnya memimpin 2-1.

Palace harus bermain keras untuk meredam gelombang serangan Chelsea sepanjang babak pertama. Strategi ini kembali dipakai pada paruh kedua untuk menahan gelombang serangan tuan rumah.

Walau tertekan, Palace nyaris menambah keunggulan pada menit ke-62 saat Zaha lepas di kotak penalti Chelsea. Tapi, Courtois berhasil menggagalkan percobaan Zaha dengan kakinya. Zaha kembali mendapatkan kesempatan pada injury time laga dari situasi tendangan bebas. Tapi, ia kembali gagal mengamankan kemenangan lebih cepat.

Beruntung, hingga waktu tambahan hingga 10 menit berlalu, Chelsea gagal membobol gawang Hennesey untuk kali kedua. Hennessey menjadi pahlawan pada laga ini. Ia membuat 11 penyelamatan yang menjaga gawangnya kebobolan lebih banyak.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA