Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Pengunjung KBS Saat Libur Nyepi Tahun Ini Naik

Rabu 29 Mar 2017 08:29 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Andi Nur Aminah

Pengunjung menikmati wahana tunggang gajah di Kebun Binatang Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/3).

Pengunjung menikmati wahana tunggang gajah di Kebun Binatang Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/3).

Foto: Antara/Zabur Karuru

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Puluhan ribu pengunjung memadati Kebun Binatang Surabaya (KBS) selama libur akhir pekan dan Nyepi, Selasa (28/3) kemarin. KBS mencatat terdapat kenaikan pengunjung jika dibandingkan libur Nyepi pada tahun lalu. 

Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Laily Widya Arishandi mengatakan jumlah pengunjung pada Nyepi tahun ini mencapai 11.874 pengunjung. Sedangkan libur Nyepi 2016 berkisar 7.133 pengunjung.

Libur Nyepi tahun ini mengalami kenaikan 4.741 pengunjung dari tahun lalu. "Jika ditotal dari Ahad sampai Selasa, pengunjung bisa mencapai 26.284 orang,” katanya Selasa (28/3).

Ia mengatakan dengan adanya berbagai hiburan yang ditawarkan di KBS, jumlah pengunjung pada libur kemarin melonjak. Di antaranya KBS menghadirkan One Stop Keeper Talk dan Feeding Time.

One Stop Keeper Talk dan Feeding Time merupakan kegiatan perawat satwa yang memberikan pakan kepada satwa. Ada tiga satwa yang berada di aquarium yaitu ikan arapaima, buaya muara, dan buaya supit. 

Pemberian makan satwa dilakukan oleh perawat satwa di tiga hewan yaitu ikan arapaima, buaya muara, dan buaya supit. "Sedangkan keeper talk dilaksanakan di penyu hijau yang berusia sekitar 100 tahun,” katanya.

Keeper talk/ melibatkan tiga penyu hijau. Ketiga penyu bernama Seneng berusia 101 tahun, Ayem berusia 96 tahun, dan Tentrem berusia 98 tahun. Ia mengatakan dipilihnya satwa-satwa tersebut sebagai hiburan pengunjung guna menumbuhkan kecintaan terhadap satwa dan bisa menambah pengetahuan tentang satwa. Selain itu, ketiga satwa itu juga merupakan satwa yang dilindungi. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA