Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Menag: Jangan Gunakan Agama Pemicu Konflik Pilkada

Kamis 16 Mar 2017 14:38 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Nur Aini

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Foto: Republika/Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau agar masyarakat tidak menjadikan faktor agama sebagai pemicu konflik dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) putaran kedua nanti. Agama, kata dia, seharusnya dijadikan sebagai dasar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Saya amat sangat mengimbau kita semua untuk tidak menggunakan agama sebagai faktor yang justru membuat kita saling menegasikan satu sama yang lain. Saya berharap mudah-mudahan agama digunakan sebagai faktor yang justru mampu mempererat kesatuan kita, keutuhan kita sebagai sebuah bangsa di tengah-tengah keragaman," kata Lukman di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (16/3).

Lukman juga meminta agar masyarakat antarumat beragama saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Sikap toleransi antarumat beragama dan paham keyakinan yang berbeda, kata dia, harus ditingkatkan. "Jadi saya berharap mudah-mudahan masing-masing kita saling menghargai, menghormati, bertoleransi terhadap keragaman, terhadap perbedaan faham-faham keagamaan sehingga perbedaan faham keagamaan itu justru bukan membuat kita saling menegasikan satu dengan yang lain," ujar dia.

Menag berharap, penyelenggaraan pilkada putaran kedua ini dapat berlangsung dengan baik, tertib, lancar, dan penuh kedamaian.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA